![]() |
| Caption : Anggota DPRD OKI Kanedi yang akrab di panggil Tigor salah satu yang masuk penjaringan 8 besar kandidat ketua DPC PKB periode 2026 - 2031. |
OKI, transkapuas.com — Sosok Kanedi, yang akrab disapa Tigor, mencuat dalam dinamika internal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan. Namanya menguat usai proses penjaringan Musyawarah Cabang PKB OKI 2026 yang digelar pada 18 April 2026.
Gaya kepemimpinan “sedikit bicara, banyak bergerak” menjadi ciri khas yang melekat pada dirinya. Pendekatan ini dinilai menjadi kekuatan utama yang mendorong sejumlah Pengurus Anak Cabang (PAC) mengusungnya sebagai kandidat Ketua DPC PKB OKI periode 2026–2031.
Sebagai anggota DPRD.
OKI,Tigor dikenal memiliki karakter tenang dan tidak banyak tampil di ruang publik. Namun di balik itu, ia dinilai konsisten menjalankan tugas dan tanggung jawab, khususnya dalam menyerap serta memperjuangkan aspirasi masyarakat.
Saat ini, Tigor bertugas di Komisi I DPRD OKI yang membidangi pemerintahan dan hukum, posisi strategis dalam mengawal kebijakan publik dan memastikan fungsi pengawasan berjalan efektif.
Pendekatan kerja yang lebih mengedepankan aksi dibanding retorika membuat Tigor memiliki kedekatan tersendiri, baik dengan masyarakat maupun kader di tingkat bawah. Komitmen “sedikit bicara, banyak bergerak” tidak sekadar slogan, tetapi menjadi landasan dalam setiap langkah politiknya.
Dukungan terhadap Tigor untuk memimpin PKB OKI pun terus menguat. Sejumlah PAC menilai ia sebagai figur yang mampu menjaga soliditas partai sekaligus memperluas basis dukungan di tengah masyarakat.
Ketua PAC PKB Kecamatan SP Padang, Heri Aryadi menyatakan bahwa pihaknya secara terbuka mendorong Tigor maju dalam kontestasi internal tersebut.
“Pak Tigor ini bukan tipe banyak janji. Beliau lebih sering turun langsung melihat kondisi di lapangan. Kami di PAC merasa diperhatikan, dan itu yang membuat kami yakin mendorong beliau maju,” ujarnya.Senin (20/4/2026)
Menurut Heri Aryadi kepemimpinan yang mengutamakan kerja nyata menjadi kebutuhan PKB OKI ke depan. Ia menilai Tigor mampu menjembatani komunikasi antara struktur partai dengan masyarakat.
“Kami ingin PKB OKI dipimpin oleh sosok yang bekerja nyata, bukan hanya tampil di permukaan. Dan itu ada pada diri Pak Tigor,” tegasnya.
Ia juga berharap Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB dapat jeli dalam melihat figur yang berkembang di daerah, termasuk sosok Tigor yang dinilai memiliki kapasitas dan rekam jejak yang jelas.
“Kami berharap DPW dan DPP bisa melihat secara objektif dan cermat. Figur seperti Pak Tigor ini tumbuh dari bawah, memahami kebutuhan kader, dan sudah teruji di lapangan,” tambahnya.
Di tengah tantangan politik yang semakin kompleks, figur seperti Tigor dinilai menjadi alternatif kepemimpinan yang tidak hanya mengandalkan popularitas, tetapi juga integritas dan kerja konkret. Jika mendapat amanah, ia diharapkan mampu membawa PKB OKI menjadi lebih solid, progresif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
( Mas Tris)
