Notification

×

BPKAD OKI

BPKAD OKI

VT

VT

Transkapuas

Transkapuas

Penyaluran BLT Desa Landau Kodam Tepat Sasaran Transparan Berkelanjutan

Selasa, 21 April 2026 | 14.48.00 WIB Last Updated 2026-04-21T07:48:52Z
Caption: Lansia dan Janda/Duda Diprioritaskan, BLT DD Disalurkan dengan Transparansi


Sintang (Kalbar), transkapuas.com - Pemerintah Desa Landau Kodam, Kecamatan Kelam Permai, Kabupaten Sintang, memastikan penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) tahun 2026 berjalan tepat sasaran, transparan, dan berkeadilan. Hal tersebut disampaikan Kepala Desa Landau Kodam, Romulus, S.Th, saat dikonfirmasi pada Selasa, 21 April 2026.


Romulus menjelaskan bahwa jumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) BLT-DD di desanya tahun ini sebanyak 3 kepala keluarga. Jumlah tersebut merupakan hasil seleksi ketat yang dilakukan secara berjenjang, dimulai dari tingkat dusun hingga musyawarah desa. Proses awal dilakukan oleh Ketua RT dan Kepala Dusun dengan menyeleksi warga yang benar-benar layak menerima bantuan, berdasarkan kriteria penghasilan terendah, tidak memiliki pekerjaan tetap, kondisi sakit menahun, serta ketidakmampuan untuk bekerja.


"Fokus utama kami adalah masyarakat lanjut usia, serta janda atau duda yang berada dalam kondisi rentan," ujar Romulus.


Setelah proses seleksi di tingkat dusun, nama-nama calon penerima kemudian dibahas dalam musyawarah desa yang melibatkan pemerintah desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh masyarakat, serta calon penerima manfaat itu sendiri. Ia menegaskan bahwa transparansi menjadi prinsip utama dalam setiap tahapan, mulai dari pendataan hingga penyaluran bantuan.


Pemerintah desa selalu melibatkan berbagai pihak, termasuk BPD, perangkat desa, serta KPM yang hadir langsung saat penyaluran. Bahkan, dalam beberapa kesempatan, Pendamping Lokal Desa (PLD) juga turut diundang untuk menyaksikan proses tersebut. Selain itu, seluruh kegiatan penyaluran BLT didokumentasikan sebagai bentuk akuntabilitas kepada publik.


Untuk besaran bantuan, setiap KPM menerima Rp300.000 per bulan selama 12 bulan atau satu tahun penuh. Meski jumlah penerima terbatas, pemerintah desa tetap berupaya agar bantuan tersebut benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang membutuhkan.


Ke depan, Pemerintah Desa Landau Kodam berharap adanya perhatian lebih dari pemerintah kabupaten, provinsi, hingga pusat dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. Romulus juga menyampaikan bahwa sebelumnya masyarakat turut diberdayakan melalui program Padat Karya Tunai (PKT), namun saat ini keterbatasan anggaran membuat program tersebut belum dapat dilaksanakan secara optimal.


"Harapan kami, ke depan dukungan anggaran bisa lebih memadai agar program pemberdayaan masyarakat dapat kembali dijalankan secara maksimal," pungkasnya.


Dengan langkah seleksi yang berlapis, keterlibatan BPD, serta penyaluran yang disaksikan dan didokumentasikan, Desa Landau Kodam berharap kesejahteraan masyarakat dapat terus meningkat secara berkelanjutan.(RS)

×
Berita Terbaru Update