Notification

×

BPKAD OKI

BPKAD OKI

Transkapuas

Transkapuas

VT

VT

Pelantikan 30 PNS di OKI, Bupati Muchendi Tekankan Inovasi di Tengah Tantangan Birokrasi

Senin, 30 Maret 2026 | 18.18.00 WIB Last Updated 2026-03-30T11:18:06Z

L

Caption ; Bupati OKI H.Muchendi Mahzareki melantik 30 CpNS menjadi PNS Penuh.Senin 30/3/2026.

OKI, transkapuas.com — Pelantikan 30 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Formasi 2024 menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan ,Senin (30/3/2026), menjadi momentum refleksi atas kebutuhan mendesak transformasi birokrasi daerah yang selama ini dinilai masih berjalan lambat.


Bupati Muchendi dalam arahannya menegaskan bahwa kehadiran ASN muda harus mampu membawa semangat baru, bukan sekadar melanjutkan pola kerja lama yang stagnan.


“Sebagai ASN yang sudah ditugaskan, saya harap saudara-saudara dapat membantu rekan kerja dan pimpinan. Kita membutuhkan ide-ide baru, saran, dan masukan untuk mendorong inovasi dan memberi warna baru di Pemkab OKI,” ujarnya.


Pernyataan tersebut sekaligus menjadi sinyal bahwa birokrasi di tubuh Pemkab OKI masih membutuhkan pembaruan, terutama dalam hal inovasi pelayanan publik dan efektivitas kinerja aparatur.


Meski jumlah yang dilantik hanya 30 orang, Muchendi menekankan bahwa kualitas harus lebih diutamakan dibanding kuantitas. Ia berharap ASN yang baru dilantik mampu menjadi agen perubahan di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD).


“Walaupun jumlahnya sedikit, dari yang sedikit ini harus bisa memberi warna baru yang banyak,” tegasnya.


Namun demikian, tantangan yang dihadapi tidak ringan. Di tengah tuntutan reformasi birokrasi, ASN muda kerap dihadapkan pada kultur kerja lama yang cenderung administratif, hierarkis, dan kurang adaptif terhadap perubahan.


Dalam konteks ini, dorongan inovasi yang disampaikan kepala daerah perlu diiringi dengan komitmen struktural, termasuk pembenahan sistem kerja, penguatan meritokrasi, serta ruang bagi gagasan baru agar tidak terhambat oleh rutinitas birokrasi.


Muchendi juga mengingatkan agar para PNS yang baru dilantik tidak hanya bekerja secara normatif, tetapi mampu menunjukkan kinerja yang berdampak langsung bagi masyarakat.


“Saya harap semuanya menjadi andalan di OPD masing-masing, membantu program pimpinan, menjadi pegawai yang baik, serta menjadi contoh di tengah masyarakat. Jaga nama baik Kabupaten OKI untuk membawa daerah ini lebih maju,” pungkasnya.


Sementara itu, Kepala BKPSDM OKI, Antonius Leonardo, memastikan bahwa seluruh proses pengangkatan telah berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.


“Sebanyak 30 orang CPNS Formasi Tahun 2024 hari ini resmi dilantik menjadi PNS. Seluruh peserta telah memenuhi syarat karena telah melalui tahapan dan proses sesuai aturan yang berlaku,” jelasnya.


Pelantikan ini menjadi titik awal, namun efektivitasnya akan sangat bergantung pada sejauh mana sistem birokrasi mampu memberi ruang bagi ASN muda untuk berinovasi, bukan justru terjebak dalam pola lama yang selama ini menjadi sorotan publik.


( Mas Tris )

×
Berita Terbaru Update