Notification

×

Transkapuas

Transkapuas

Bupati Sintang Siap Dukung Pelebaran Jalan dan Jembatan Melawi

Rabu, 28 Januari 2026 | 18.40.00 WIB Last Updated 2026-01-28T11:40:25Z
Caption: Bupati Sintang pimpin rapat koordinasi untuk dukung pelebaran jalan dan duplikasi jembatan, wujudkan infrastruktur yang lebih baik bagi masyarakat


Sintang (Kalbar), transkapuas.com - Bupati Sintang, Gregorius Herkulanus Bala, memimpin Rapat Koordinasi dan Sinkronisasi Rencana Pembangunan serta Pengembangan Ruas Jalan Nasional di Kabupaten Sintang. Pertemuan ini dilaksanakan dengan Balai Pelaksana Jalan Nasional Kalimantan Barat di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang pada Rabu, 28 Januari 2026.


Dalam rapat ini, anggota Balai Pelaksana Jalan Nasional Kalimantan Barat turut hadir secara daring. Bupati Sintang didampingi oleh Sekda Sintang, Kartiyus; Hikman Sudirman, Anggota DPRD Sintang; Kepala Bappeda, Kurniawan; Kadis PU, Mursalin; Pelaksana Tugas Inspektur, Budi Purwanto; Kadis Pertanahan dan Tata Ruang, Supomo; Kepala BPKAD, Harisinto Linoh; dan perwakilan Polres Sintang.


Bupati Gregorius Herkulanus Bala menyatakan bahwa Pemkab Sintang berkomitmen untuk menindaklanjuti hasil pertemuan dengan Lasarus, Ketua Komisi V DPR RI, terkait rencana perbaikan jalan nasional di kawasan Tugu Jam, pelebaran jalan lintas Melawi, dan perubahan status jalan menuju perbatasan menjadi jalan nasional. 


"Untuk itu, kami mengadakan pertemuan dengan Tim Balai Pelaksana Jalan Nasional Kalimantan Barat, agar dapat mengetahui kelanjutan dari rencana tersebut. Kami berkomitmen untuk mendukung perbaikan jalan nasional di Sintang ini. Kami telah menyiapkan lahan untuk pelebaran di area Tugu Jam dan lintas Melawi," jelas Bupati.


Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional Kalimantan Barat, Candra, menambahkan bahwa sejak April 2025, pihaknya telah menerima usulan untuk peningkatan jalan menuju perbatasan menjadi jalan nasional. Meski demikian, terdapat tantangan dalam mengubah status jalan tersebut. 


"Cara terbaik untuk mencapai ini adalah melalui keputusan Kementerian PU. Mengenai pelebaran jalan di Tugu Jam dan lintas Melawi, kami siap bekerja sama jika Pemkab Sintang dapat membantu pembebasan lahan. Dukungan pendanaan juga telah disampaikan oleh Pak Lasarus. Pada 2026, kita akan memulai perencanaan dan kajian, diikuti dengan penataan persimpangan pada 2027, serta pembangunan duplikasi jembatan Melawi pada 2028. Tahun 2029 akan diadakan pelebaran dan penambahan lajur di lintas Melawi. Ini adalah strategi kami untuk mengurangi kemacetan di area Tugu Jam," papar Candra.


Kurniawan, Kepala Bappeda Sintang, menjelaskan bahwa total panjang ruas jalan di Kabupaten Sintang adalah 2.100 KM. Dari total tersebut, sekitar 136 KM berada dalam status jalan nasional (6 persen), 238 KM sebagai jalan provinsi (11 persen), dan sisanya merupakan jalan kabupaten.


"Jalan menuju perbatasan ini memiliki panjang 151 KM, dan kami ajukan untuk diubah menjadi jalan nasional agar penanganannya lebih baik di masa depan," tutup Kurniawan.


Dukungan terhadap inisiatif ini menunjukkan keberanian dan komitmen yang kuat dari Pemkab Sintang untuk melakukan perbaikan infrastruktur. Langkah ini diharapkan bukan hanya akan meningkatkan aksesibilitas, tetapi juga mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Sintang.


Publish: (RS)

×
Berita Terbaru Update