![]() |
| Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sekadau, Apeng Petrus. (Foto: Dok. http://transkapuas.com) |
SEKADAU, transkapuas.com - Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Solar dan Dexlite berdampak pada pelayanan kebersihan di Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat.
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sekadau mengalami kesulitan mengangkut sampah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) lantaran armada pengangkut sampah terkendala mendapatkan BBM.
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sekadau, Apeng Petrus, mengatakan pihaknya terus berupaya agar kebutuhan BBM untuk armada pengangkut sampah dapat segera terpenuhi sehingga pelayanan kebersihan kembali berjalan normal.
"Atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Sekadau, saya mohon maaf karena saat ini armada pengangkut sampah belum bisa beroperasi akibat belum tersedianya BBM," kata Apeng Petrus melalui pesan singkat, Selasa (20/10/2026).
Apeng menjelaskan, kelangkaan tersebut berkaitan dengan keterbatasan pasokan BBM dari Pertamina melalui Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Kondisi ini menyebabkan armada pengangkut sampah belum dapat menjalankan tugasnya secara optimal.
Di tengah kendala tersebut, Apeng mengimbau masyarakat, khususnya yang berada di kawasan Pasar Sekadau dan sekitarnya, untuk sementara waktu tidak menumpuk sampah di Tempat Penampungan Sementara (TPS).
Ia meminta masyarakat menyimpan sampah terlebih dahulu dengan baik sambil menunggu pelayanan pengangkutan kembali normal.
Menurutnya, penumpukan sampah di TPS berisiko diacak-acak oleh hewan, seperti anjing, sehingga sampah berserakan di jalan dan mengganggu kebersihan serta kenyamanan lingkungan.
"Untuk sementara, kami meminta masyarakat menyimpan sampah terlebih dahulu dan tidak menumpuknya di tempat penampungan sementara. Jika diacak-acak oleh binatang, seperti anjing, sampah bisa berserakan di mana-mana," jelasnya. (BBG)
