Notification

×

HUT Golkar

HUT Golkar

Dinkes Sintang Perkuat Promosi Kesehatan, Dorong Pencegahan Penyakit

Kamis, 22 Oktober 2026 | 13.38.00 WIB Last Updated 2026-10-22T06:38:18Z
Caption: Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang, dr. Rosa Trifina, MPH, menyampaikan program prioritas promosi kesehatan tahun 2026, termasuk penguatan PHBS, GERMAS, pemberdayaan posyandu, dan Cek Kesehatan Gratis untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pencegahan serta deteksi dini penyakit


Sintang (Kalbar), transkapuas.com – Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang memperkuat program promosi kesehatan sepanjang tahun 2026 untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), sekaligus mendorong pencegahan penyakit melalui deteksi dini.


Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang, dr. Rosa Trifina, MPH, saat dikonfirmasi wartawan pada Kamis, 22 Oktober 2026.


Rosa menjelaskan, terdapat sejumlah program prioritas yang dilaksanakan pada tahun 2026, di antaranya penguatan PHBS dan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS), edukasi dan mobilisasi masyarakat untuk mengikuti Cek Kesehatan Gratis (CKG), pemberdayaan masyarakat melalui posyandu dan integrasi layanan primer, serta peningkatan jumlah sekolah sehat melalui Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) dan Gerakan Sekolah Sehat (GSS).


Menurutnya, program-program tersebut bertujuan mendorong perubahan perilaku masyarakat agar semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan, baik di lingkungan keluarga, sekolah maupun tempat tinggal.


"Melalui penguatan PHBS dan GERMAS, kami berharap masyarakat semakin memahami dan menerapkan kebiasaan hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari," jelas Rosa.


Ia menambahkan, edukasi mengenai Cek Kesehatan Gratis juga terus ditingkatkan agar masyarakat semakin sadar akan pentingnya pemeriksaan kesehatan dan tidak menunda deteksi dini terhadap potensi penyakit.


Selain itu, pemberdayaan masyarakat melalui posyandu menjadi salah satu upaya penting untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pelayanan kesehatan. Melalui kegiatan tersebut, masyarakat diharapkan mampu melakukan langkah pencegahan sesuai kebutuhan masing-masing kelompok usia.


Dinas Kesehatan juga mendorong terwujudnya sekolah sehat di seluruh Kabupaten Sintang melalui program UKS dan GSS, sehingga lingkungan pendidikan dapat mendukung perilaku hidup sehat sejak usia dini.


Mengingat wilayah Kabupaten Sintang cukup luas dan masih terdapat masyarakat yang tinggal jauh dari pusat kecamatan, Dinas Kesehatan mengoptimalkan jejaring pelayanan kesehatan melalui puskesmas untuk menjangkau masyarakat hingga ke desa-desa.


Rosa mengatakan, edukasi dan promosi kesehatan dilaksanakan di seluruh wilayah Kabupaten Sintang. Salah satu upayanya dilakukan melalui pelayanan posyandu yang diselenggarakan secara rutin setiap bulan.


"Di posyandu, kami melaksanakan skrining kesehatan dan memberikan edukasi kepada masyarakat secara rutin setiap bulannya," jelasnya.


Selain melalui posyandu, pelayanan Cek Kesehatan Gratis bagi anak sekolah juga dilaksanakan di sekolah-sekolah wilayah pedesaan oleh tim dari puskesmas.


Langkah tersebut diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap informasi dan pelayanan kesehatan, termasuk bagi warga yang tinggal di daerah yang jauh dari pusat pelayanan.


Monitoring dan Evaluasi Program Kesehatan

Untuk memastikan program promosi kesehatan berjalan sesuai sasaran, Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang melakukan monitoring melalui pemantauan laporan kegiatan, baik secara daring maupun luring.

Menurut Rosa, pelaporan kegiatan secara daring dilakukan melalui sejumlah aplikasi, di antaranya ASIK, SMILE, dan KOMDAT.


Melalui mekanisme pelaporan tersebut, pelaksanaan kegiatan kesehatan dapat dipantau sebagai bagian dari upaya evaluasi program. Hasil pemantauan diharapkan menjadi bahan untuk melihat perkembangan pelaksanaan kegiatan dan menentukan langkah perbaikan apabila diperlukan.


Keberhasilan program promosi kesehatan juga diharapkan terlihat dari meningkatnya kesadaran masyarakat dalam menerapkan PHBS, memanfaatkan layanan posyandu, mengikuti pemeriksaan kesehatan, serta melakukan pencegahan penyakit sejak dini.

Cek Kesehatan Gratis Dorong Deteksi Dini

Lebih lanjut, Rosa menekankan pentingnya program Cek Kesehatan Gratis (CKG), yang merupakan bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden Republik Indonesia di bidang kesehatan.


Melalui program tersebut, masyarakat didorong untuk lebih proaktif memeriksakan kondisi kesehatannya ke fasilitas pelayanan kesehatan. Pemeriksaan dini diharapkan dapat membantu menemukan faktor risiko maupun tanda penyakit lebih awal sehingga penanganan dapat dilakukan sesuai kondisi dan kebutuhan pasien.


Sejumlah penyakit dan kondisi kesehatan yang menjadi perhatian dalam upaya deteksi dini meliputi diabetes melitus atau kencing manis, hipertensi, stroke, tuberkulosis (TBC), anemia, hepatitis B dan C, serta beberapa jenis kanker, seperti kanker payudara, kanker leher rahim, kanker paru-paru, dan kanker usus.


Rosa menjelaskan, upaya tersebut sekaligus bertujuan mengubah paradigma masyarakat dari pelayanan yang berorientasi pada pengobatan setelah sakit (kuratif) menuju upaya pencegahan sebelum penyakit berkembang (preventif).


Untuk mendukung pelaksanaan program, Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang melakukan pendekatan jemput bola melalui pelayanan Cek Kesehatan Gratis kepada masyarakat. Koordinasi dan rapat kerja bersama puskesmas se-Kabupaten Sintang juga dilakukan untuk memperkuat pelaksanaan program di lapangan.

Dengan berbagai upaya tersebut, Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang berharap semakin banyak masyarakat yang memahami pentingnya menjaga kesehatan secara berkelanjutan. Kesadaran menerapkan pola hidup sehat, memanfaatkan pelayanan kesehatan, dan melakukan pemeriksaan secara berkala menjadi bagian penting dalam membangun masyarakat yang lebih sehat. (RS)

×
Berita Terbaru Update