![]() |
| Foto: Bupati Sekadau, Aron, S. H dan ketua Panitia, Bernadus Mohtar, S. Pd Saat pembubaran panitia Gawai Dayak ke 15 kabupaten Sekadau |
SEKADAU, transkapuas.com – Bupati Sekadau Aron, S.H., secara resmi membubarkan Panitia Gawai Dayak Kabupaten Sekadau ke-15 Tahun 2026. Pembubaran dilakukan dalam acara yang digelar di Rumah Betang Your Center, Pasar Baru, Jalan Panglima Naga, Desa Sungai Ringin, Kecamatan Sekadau Hilir, Kabupaten Sekadau.
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi kepada Sub Suku Benawas selaku tuan rumah dan seluruh panitia yang telah menyukseskan rangkaian kegiatan Gawai Dayak tahun ini.
“Banyak terima kasih kepada Sub Suku Benawas yang sudah menjadi tuan rumah, serta kepada seluruh panitia dan pihak yang telah mendukung sehingga Gawai Dayak ke-15 ini dapat terlaksana dengan baik dan sukses,” ujar Aron.
Ia menegaskan, Gawai Dayak yang digelar setiap tahun bukan hanya agenda seremonial. Kegiatan ini merupakan wujud menjaga identitas dan jati diri masyarakat Dayak.
“Agenda ini kita lakukan setiap tahun. Ini merupakan jati diri kita sebagai suku Dayak. Karena itu, kegiatan seperti ini harus terus kita lestarikan dan menjadi bagian dari kehidupan masyarakat,” katanya.
Bupati juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga semangat kebersamaan yang terbangun selama pelaksanaan Gawai Dayak. Adat, budaya, dan tradisi Dayak, menurutnya, harus terus dirawat dan diwariskan kepada generasi berikutnya.
Setelah seluruh tanggung jawab kepanitiaan selesai, Bupati secara resmi menutup masa tugas panitia.
“Dengan adanya kegiatan malam ini, maka saya nyatakan secara resmi pembubaran Panitia Gawai Dayak Kabupaten Sekadau ke-15 Tahun 2026. Dinyatakan bubar,” tegas Aron.
Dengan pembubaran tersebut, berakhir pula tugas Panitia Gawai Dayak Kabupaten Sekadau ke-15 Tahun 2026 yang telah mempersiapkan dan menyukseskan seluruh rangkaian kegiatan budaya tersebut. (Sy)
