Bengkayang ,transkpuas.com— Para tenaga kesehatan yang tergabung dalam Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Ranting Lumar dan Dewan Pengurus Komisariat (DPK) Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Lumar menggelar aksi sosial pembagian masker gratis di lingkungan Kantor Kecamatan Lumar untuk menanggapi penurunan kualitas udara dan ancaman kabut asap di wilayah tersebut.
Aksi preventif ini menyasar para aparatur pemerintahan setempat serta warga yang beraktivitas di sekitar lokasi. Langkah ini diambil sebagai tindakan cepat untuk menekan risiko lonjakan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) akibat paparan asap yang memperburuk kualitas udara.
Menanggapi ancaman gangguan pernapasan yang mengintai warga akibat menurunnya kualitas udara, Ketua IBI Ranting Kecamatan Lumar, Susana Sinti, S.Tr., Keb., menegaskan pentingnya perlindungan diri secara mandiri sejak dini.
"Kesehatan masyarakat adalah prioritas kami. Pembagian masker ini bukan sekadar aksi sosial, melainkan langkah sigap kami untuk memastikan warga terlindungi dari paparan langsung kabut asap yang berisiko memicu ISPA. Kami mengimbau masyarakat untuk tetap disiplin memakai masker saat terpaksa beraktivitas di luar rumah," ujar Susana.
Di sisi lain, Ketua DPK PPNI Kecamatan Lumar, Ns. Ryan, menyampaikan apresiasinya terhadap soliditas para tenaga kesehatan sekaligus mengingatkan pentingnya menjaga pola hidup sehat di tengah situasi ini.
"Apresiasi setinggi-tingginya kami haturkan kepada seluruh pengurus dan anggota IBI maupun PPNI yang telah meluangkan waktu dan tenaganya. Sinergi ini adalah bukti nyata komitmen nakes di Kecamatan Lumar. Kami berharap aksi ini memicu kesadaran kolektif warga untuk terus menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) selama kondisi udara belum membaik," kata Ryan.
Inisiatif lintas organisasi profesi ini mendapat dukungan penuh dari pemerintah kecamatan dan instansi kesehatan setempat. Sementara itu, Camat Lumar, Robinson, menyambut baik aksi cepat tanggap yang ditunjukkan oleh para organisasi profesi kesehatan dalam membantu aparatur dan warga setempat.
"Kami sangat mengapresiasi kepedulian dan inisiatif dari IBI dan PPNI Lumar. Ini adalah bentuk sinergi yang sangat positif antara pemerintah daerah dan organisasi profesi kesehatan dalam merespons ancaman kesehatan masyarakat akibat kabut asap," ungkap Robinson.
Dukungan senada juga disuarakan oleh Kepala UPTD Puskesmas Lumar, drg. Sugesti Handayani Sitinjak, dan Kasi Trantib Kecamatan Lumar, Yordanus Misa. Mereka menilai aksi pembagian masker gratis ini sangat bermanfaat dan menjadi bukti konkret keberadaan tenaga kesehatan dalam mengedukasi serta melindungi masyarakat dari dampak buruk kabut asap. (Robin)
