![]() |
| Caption: Akses jalan sempat terganggu akibat pohon tumbang |
Sintang (Kalbar), transkapuas.com - Cuaca ekstrem berupa angin kencang yang melanda wilayah Kecamatan Kelam Permai pada Selasa (21/4/2026) menyebabkan sebuah pohon besar di pinggir Jalan Lingkar Kelam tumbang. Pohon tersebut roboh dan menimpa bangunan Balai Dusun Ajak yang berada di Desa Kelam Sejahtera, sehingga mengakibatkan kerusakan cukup parah pada fasilitas umum tersebut.
Peristiwa terjadi secara tiba-tiba saat angin kencang menyapu kawasan lereng Bukit Kelam. Pohon berukuran besar yang berada di tepi jalan utama tidak mampu menahan kuatnya terpaan angin hingga akhirnya tercabut dari akar dan jatuh tepat mengenai bagian atap serta struktur utama balai dusun.
Akibat kejadian tersebut, Balai Dusun Ajak dilaporkan mengalami kerusakan berat.
Selain merusak bangunan, batang dan ranting pohon yang tumbang juga sempat menghambat akses jalan di sekitar lokasi, sehingga mengganggu aktivitas masyarakat yang melintas di jalur tersebut.
Salah seorang warga Dusun Ajak yang berada di lokasi kejadian mengaku terkejut atas musibah tersebut.
"Kami sangat terkejut. Pohonnya memang sangat besar, dan saat tumbang langsung menghantam balai dusun," ujarnya.
Menanggapi kejadian tersebut, Sekretaris Camat Kelam Permai, Arwadi, SKM., M.Si, pada Rabu (22/4/2026) menjelaskan bahwa kondisi bangunan balai dusun tersebut sebenarnya sudah lama tidak digunakan. Menurutnya, aktivitas masyarakat selama ini telah dialihkan ke balai desa.
"Balai Dusun Ajak yang tertimpa pohon memang sudah dalam kondisi rusak dan sudah lama tidak digunakan. Untuk kegiatan masyarakat saat ini menggunakan balai desa," jelasnya.
Ia juga menambahkan bahwa pihak kecamatan telah melakukan peninjauan langsung ke lokasi kejadian. Pada Rabu siang sekitar pukul 12.00 WIB, Sekcam bersama Kasi Trantib turun ke lapangan untuk melihat kondisi terkini serta berkoordinasi dengan pemerintah desa terkait langkah penanganan.
"Kami sudah melakukan peninjauan ke lokasi dan berkoordinasi dengan kepala desa untuk penanganan serta membahas rencana ke depan agar kejadian serupa tidak terulang," tambahnya.
Hingga saat ini, warga bersama unsur terkait masih melakukan evakuasi batang pohon secara swadaya sambil menunggu bantuan lebih lanjut. Masyarakat diimbau tetap waspada mengingat kondisi cuaca yang masih tidak menentu serta potensi terjadinya pohon tumbang di sepanjang Jalan Lingkar Kelam.(RS)
