Notification

×

BPKAD OKI

BPKAD OKI

Transkapuas

Transkapuas

VT

VT

Jembatan Rangka Baja Mandiri Jaya Selesai, Konektivitas Antar Desa Membaik

Senin, 30 Maret 2026 | 18.20.00 WIB Last Updated 2026-03-30T11:20:50Z
Caption: Jembatan Pintas Rangka Baja Desa Mandiri Jaya Kecamatan Kelam Permai


Sintang (Kalbar), transkapuas.com - Pembangunan jembatan pintas rangka baja di Desa Mandiri Jaya resmi selesai dan sudah dapat dimanfaatkan warga. Proyek bernilai Rp 4.870.303.000 (Empat miliar delapan ratus tujuh puluh juta tiga ratus tiga ribu rupiah) yang dikerjakan oleh CV. Penuai Lawang Onet ini dibiayai melalui Dana Alokasi Umum (DAU) Kabupaten Sintang Tahun Anggaran 2025. Selesainya jembatan diharapkan memberikan dampak langsung bagi mobilitas, distribusi hasil pertanian, dan aktivitas ekonomi antar desa di wilayah Kelam Permai.


Camat Kelam Permai, Rita Fransiska, S.E., M.Si., menyampaikan apresiasi atas selesainya pembangunan Jembatan Pintas Raya berbahan rangka baja di Desa Mandiri Jaya. Pernyataan tersebut disampaikan kepada awak media TransKapuas.com pada Senin, 30 Maret 2026.


"Kami menyambut baik dibangunnya jembatan di Desa Mandiri Jaya karena dapat menunjang kegiatan perekonomian masyarakat setempat dan patut didukung pembangunan jembatan tersebut agar bermanfaat bagi sarana prasarana penghubung antar desa lainnya," ujar Camat Rita Fransiska.


Menurut Camat Rita, jembatan tersebut menjadi momentum penting bagi peningkatan konektivitas antarwilayah di Kecamatan Kelam Permai. Dengan selesainya konstruksi rangka baja yang kokoh, jembatan diharapkan mampu:

- Memperpendek jarak tempuh antardesa sehingga memudahkan mobilitas warga;

- Memperlancar distribusi hasil pertanian dan barang kebutuhan pokok;

- Mendorong tumbuhnya kegiatan ekonomi lokal serta membuka peluang usaha baru.


Camat Rita juga mengapresiasi kerja sama antara pemerintah daerah, pemerintah desa, dan kontraktor pelaksana yang memastikan proyek selesai sesuai jadwal dan standar teknis. Selain fungsi ekonomi, Camat Rita menyebutkan aspek keselamatan dan kelestarian lingkungan harus tetap menjadi prioritas. Ia meminta agar aturan pemakaian dan kapasitas angkut dipatuhi demi keselamatan pengguna serta agar tidak merusak struktur jembatan.


Selesainya Jembatan Pintas Raya rangka baja di Desa Mandiri Jaya diharapkan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat setempat dan memperkuat konektivitas antar desa di Kecamatan Kelam Permai.


Kepala Desa Mandiri Jaya Florensius Along saat ditanya terkait pembangunan jembatan tersebut menjelaskan bahwa penyelesaian pembangunan jembatan dan perbaikan jalan yang menghubungkan Desa Mandiri Jaya dengan Desa Nanga Lebang membawa angin perubahan bagi masyarakat setempat. Infrastruktur baru ini terutama dirasakan manfaatnya oleh warga dua dusun; Dusun Sungai Manyam Kapuas 1 dan Dusun Pintas. Pernyataan itu disampaikan oleh Kepala Desa Mandiri Jaya, Florensius Along.


Florensius mengatakan sejak adanya jembatan dan perbaikan jalan, mobilitas warga meningkat pesat. Selama ini masyarakat kerap merasa terisolasi karena aktivitas sehari-hari mengandalkan transportasi air. "Pembangunan ini membuka akses yang selama bertahun-tahun tertutup. Sekarang warga lebih mudah menjangkau layanan kesehatan, pasar, dan pusat administrasi," ujarnya.


Perubahan paling nyata dirasakan dunia pendidikan. Siswa yang menempuh pendidikan di Desa Nanga Lebang selama ini harus menyeberang menggunakan perahu. Kini, pada musim kemarau, mereka sudah bisa berangkat ke sekolah menggunakan kendaraan bermotor roda dua. Menurut Kepala Desa, kondisi ini meningkatkan keselamatan, kenyamanan, dan ketepatan waktu belajar anak-anak.


"Anak-anak kami kini memiliki kesempatan belajar yang lebih baik karena akses transportasi menjadi lebih andal," tambah Florensius.


Dampak ekonomi dan sosial juga langsung terlihat. Akses darat yang membaik memperlancar distribusi sembako, menurunkan biaya angkutan, dan membuka peluang usaha baru. Petani dan pelaku usaha lokal kini lebih mudah membawa hasil panen dan dagangan ke pasar yang lebih luas, sehingga berpotensi meningkatkan pendapatan keluarga.


Florensius menyampaikan apresiasi tinggi kepada pemerintah daerah, pelaksana proyek, dan seluruh pihak yang telah berkontribusi. Ia menegaskan pentingnya menjaga fasilitas yang telah dibangun agar manfaatnya berkelanjutan.


"Ini bukan sekadar proyek fisik  melainkan investasi untuk kesejahteraan warga," ujar Kepala Desa.


Menatap ke depan, Pemerintah Desa Mandiri Jaya bersama Pemerintah Desa Nanga Lebang telah mengusulkan kelanjutan pembangunan jalan dan jembatan menuju Desa Mensiku di Kecamatan Binjai Hulu. Menurut Florensius, ruas Nanga Lebang–Mandiri Jaya yang telah dibangun memang bertujuan membuka akses darat ke Kabupaten Sintang melalui Binjai Hulu. Jika dilanjutkan, konektivitas antarwilayah akan semakin optimal dan kedua desa dapat sepenuhnya menikmati akses transportasi darat menuju pusat kabupaten.


"Kami berharap pemerintah daerah memberikan perhatian dan melanjutkan pembangunan ini. Dengan akses yang lengkap, warga Mandiri Jaya dan Nanga Lebang akan memperoleh manfaat sosial-ekonomi yang lebih besar," kata Florensius.


Pemerintah Desa Mandiri Jaya mengimbau masyarakat untuk bersama-sama merawat dan mengamankan infrastruktur baru agar dapat dinikmati generasi sekarang dan mendatang. Pihak desa juga membuka komunikasi bagi pemangku kepentingan yang ingin berdiskusi atau memberi dukungan teknis dan anggaran demi percepatan kelanjutan proyek.


Publish: (RS)

×
Berita Terbaru Update