Notification

×

Transkapuas

Transkapuas

Wisuda II STT Misi Injil Indonesia dihadiri Asmidi Wakili Bupati Sintang

Sabtu, 17 Januari 2026 | 17.53.00 WIB Last Updated 2026-01-17T10:53:09Z
Caption: Momen bersejarah bagi lulusan STT Misi Injil Indonesia, dihadiri oleh Asmidi yang mewakili Bupati Sintang, menandai langkah baru dalam pengabdian dan pelayanan


Sintang (Kalbar), transkapuas.com - Bupati Sintang diwakili oleh Staf Ahli Bidang Hukum, Politik, dan Pemerintahan, Asmidi, S. Kom, M. Si, menghadiri Wisuda II Sekolah Tinggi Teologi Misi Injili Indonesia di Aula Bukit Zaitun, Kampus STT MII Indonesia, pada Sabtu, 17 Januari 2026.


Dalam sambutannya, Asmidi menekankan bahwa momen wisuda ini bukan hanya menandai selesainya proses akademik, tetapi juga merupakan awal dari komitmen untuk pelayanan dan pengabdian yang lebih luas di tengah gereja dan masyarakat.


"Pendidikan teologi memainkan peran yang sangat penting dan strategis dalam membentuk individu yang cerdas secara intelektual, matang secara spiritual, memiliki karakter yang kuat, serta peka terhadap sosial. Di tengah perubahan zaman yang cepat dan kompleksitas tantangan kehidupan, keberadaan lulusan teologi yang beriman teguh, berintegritas, dan siap melayani menjadi sangat relevan dan dibutuhkan,” jelas Asmidi.


Selain itu, ia juga menambahkan, "Sekolah Tinggi Teologi Misi Injili Indonesia telah berkontribusi besar dalam mempersiapkan generasi pelayan Tuhan, siap diutus untuk melayani di berbagai bidang, baik di perkotaan maupun daerah pedalaman. Hal ini sejalan dengan semangat misi Injili yang mengedepankan pengabdian dan kesediaan untuk hadir melayani di tengah masyarakat tanpa memandang latar belakang.”


Asmidi menjelaskan, "Pemerintah Kabupaten Sintang berpendapat bahwa pembangunan tidak hanya diukur dari kemajuan infrastruktur dan ekonomi, melainkan juga dari kualitas sumber daya manusia yang beriman, berakhlak, dan bermoral. Oleh karena itu, kami sangat menghargai keberadaan STT Misi Injili Indonesia sebagai mitra strategis pemerintah dalam membangun masyarakat yang rukun, damai, dan sejahtera.”


"Kami percaya bahwa para lulusan STT Misi Injili Indonesia dapat menjadi agen perdamaian, pembawa harapan, dan teladan hidup di tengah masyarakat yang beragam. Nilai-nilai kasih, kejujuran, tanggung jawab, dan semangat persaudaraan yang diajarkan dalam pendidikan teologi hendaknya terus dihidupi dan diwujudkan dalam pelayanan nyata di lapangan,” pesan Asmidi.


Publish: (RS)

×
Berita Terbaru Update