Notification

×

Iklan DPRD Sekadau, Hari Buruh

Iklan DPRD Sekadau, Hari Buruh

80 Ribu Warga Bengkayang Belum Tercover Layanan JKN-KIS

Sabtu, 18 Maret 2023 | 13.32.00 WIB Last Updated 2023-03-18T06:32:32Z
Foto: Dwi Santoso, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kabupaten Bengkayang


BENGKAYANG, TRANSKAPUAS.COM - Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kabupaten Bengkayang Dwi Santoso menyampaikan, masih ada sekitar 80 ribu dari 200 ribu lebih penduduk kabupaten Bengkayang yang belum tercover layanan JKN-KIS dari target Universal Health Coverage (UHC) sebesar 95% pengguna.

  

"Saat ini yang sudah UHC di Kalbar, Kabupaten Landak, Kayong Utara dan Sintang. Untuk kabupaten Bengkayang kita baru mencapai 73%, belum mencapai 95%, beberapa waktu yang lalu kita juga sudah audensi dengan Bupati Bengkayang terkait UHC JKN-KIS ini, Bupati pun sudah menginstruksikan instansi terkait, karena untuk data masyarakat mampu atau tidak mampu lending sekor pendataan ada di dinas sosial," kata Dwi Santoso ditemui di ruang kerjanya, Rabu 1 Maret 2023.




Untuk diketahui, UHC ini merupakan cakupan kepesertaan Program JKN yang dikelola oleh BPJS Kesehatan untuk memastikan minimal 95% dari total jumlah penduduk telah mendapatkan akses finansial terhadap pelayanan kesehatan dengan mendaftarkan dirinya atau didaftarkan menjadi peserta JKN.



Dirinya menjelaskan, penguatan sinergi dari pemerintah, baik pusat maupun daerah perlu dilakukan bersama-sama untuk menyukseskan penyelenggaraan Program JKN-KIS tersebut.



lanjut Dwi Santoso, apalagi setelah diterbitkannya Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2022 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional, yang menginstruksikan 30 kementerian/lembaga hingga pemerintah daerah untuk mengambil langkah-langkah strategis yang diperlukan sesuai tugas, fungsi, dan kewenangannya masing-masing.



"Dalam hal ini dukungan yang diberikan Pemerintah dibutuhkan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat dan stakeholder lain tentang Program JKN-KIS agar berkesinambungan, apalagi berkaitan dengan kesehatan masyarakat," ujarnya.



Menurutnya, saat ini pihak BPJS kesehatan kabupaten Bengkayang telah melakukan kegiatan jemput bola dalam peningkatan program UHC, hal tersebut untuk memastikan akses pelayanan kesehatan dapat di rasakan oleh seluruh masyarakat kabupaten Bengkayang.



"Sakit ini kita susah memprediksi, kalau capaian UHC mencapai 95%, maka tidak tunggu 14 hari lagi untuk aktivasi menggunakan BPJS, setelah mendaftar 1x 24 jam langsung bisa di gunakan, Inilah istimewa nya program layanan UHC untuk masyarakat, selain itu cukup menggunakan KTP sudah bisa berobat," tutupnya. (Bingung) 

×
Berita Terbaru Update