Notification

×

Kualitas Udara Sekadau Memburuk, DLH Imbau Warga Waspadai Polusi Asap – ISPU 115 Tidak Sehat

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12.55.00 WIB Last Updated 2026-10-17T05:55:48Z


SEKADAU, transkapuas.com – Dampak kemarau berkepanjangan masih dirasakan masyarakat Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat. Kualitas udara yang dipengaruhi polusi asap menjadi perhatian serius karena berpotensi mengganggu kesehatan, terutama bagi warga yang beraktivitas di luar ruangan.


Berdasarkan pantauan alat pemantau Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) yang berada di depan Kantor Bupati Sekadau, Jalan Merdeka Timur Km 9, Kecamatan Sekadau Hilir, pada Sabtu (17/10/2026) pukul 07.00 WIB, kondisi kualitas udara menunjukkan kategori Tidak Sehat. 


Data resmi dari situs KLH/BPLH mencatat ISPU 115 PM2.5, dengan rincian PM10 59, SO2 1, CO 12, O3 14, NO2 11, dan HC 9. Sementara berdasarkan pantauan IQAir, AQI Sekadau berada pada kisaran 132–167 kategori tidak sehat, tergantung lokasi dan waktu pengukuran.


Imbauan Plt. Kadis DLH Apeng Petrus


Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sekadau, Apeng Petrus, mengatakan masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan.


“Kami tidak bosan-bosan mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan saat beraktivitas di luar rumah, dengan tetap menggunakan masker dan memperbanyak minum air putih untuk mengurangi risiko dehidrasi,” ujarnya.


Ia mengimbau kelompok rentan seperti anak-anak, lanjut usia, dan penderita gangguan pernapasan agar membatasi aktivitas di luar ruangan saat kualitas udara memburuk. Warga diminta segera mencari pertolongan medis apabila mengalami sesak napas atau gangguan pernapasan berat.


Kondisi ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan bersama menghadapi dampak musim kemarau dan polusi asap. Masyarakat diharapkan terus memantau informasi kualitas udara dari sumber resmi serta menerapkan langkah perlindungan kesehatan.


Penulis: Bbg | Editor: Transkapuas

×
Berita Terbaru Update