Notification

×

Himbauan Waspada Asap

Empat Tim Muda OKI Tembus Liga Merah Putih Nasional di Bandung

Senin, 05 Oktober 2026 | 17.58.00 WIB Last Updated 2026-10-05T10:58:45Z
Caption Bupati OKI H Muchendi Mahzareki saat memberikan sambutan pada acara pelepasan kontingen U.12 untuk mengikuti Turnamen di bandung ,hasil dari liga merah putih di Pemkab OKI ( 5/10/2026).


OKI, transkapuas.com — Empat tim sepak bola usia dini asal Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, melaju ke Liga Merah Putih tingkat nasional di Bandung, Jawa Barat. Keikutsertaan tersebut menjadi kesempatan bagi para pemain muda OKI untuk mengukur kemampuan sekaligus menambah jam terbang menghadapi tim-tim dari berbagai daerah.


Keempat tim merupakan pemenang Liga Merah Putih tingkat daerah yang kemudian berhak mewakili OKI pada kompetisi tingkat nasional. Mereka berasal dari dua kelompok usia, yakni U10 dan U12.


Pada kategori U12, OKI diwakili SDN 1 Maribaya dengan 14 pemain dan SDN 2 Tugumulyo dengan 10 pemain. Sementara kategori U10 diwakili SDN 2 Tugumulyo dengan 10 pemain dan SDN 2 Makarti Mulya yang telah lebih dahulu bertolak ke Bandung.


Pelepasan kontingen dilakukan Bupati OKI H. Muchendi Mahzareki di Aula Kantor Bupati OKI, Senin (5/10/2026). Dalam arahannya, Muchendi meminta para pemain tidak hanya berorientasi pada hasil pertandingan, tetapi memanfaatkan kompetisi tersebut sebagai ruang belajar dan pembentukan mental.


“Adik-adik ini adalah pemenang dan menjadi perwakilan Kabupaten OKI. Kalian sudah membawa nama OKI sampai ke tingkat nasional. Jadikan kesempatan ini untuk menimba pengalaman, menambah teman dan memperluas wawasan,” kata Muchendi.


Menurut Muchendi, pemain usia dini tidak semestinya dibebani target kemenangan. Keberanian tampil, kemampuan menghadapi tekanan pertandingan, serta pengalaman berhadapan dengan pemain dari daerah lain merupakan bagian penting dalam proses pembinaan atlet.


“Bertandinglah dengan riang gembira. Berikan kemampuan terbaik dan jangan takut kalah. Yang paling penting adalah pengalaman yang kalian dapatkan. Mudah-mudahan dari sini akan lahir atlet-atlet yang membanggakan OKI di masa depan,” ujarnya.


Ia juga meminta guru, pendamping, dan wali peserta memperhatikan kesehatan, keamanan, serta kenyamanan anak-anak selama perjalanan dan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan di Bandung.


“Utamakan keselamatan selama perjalanan. Setelah sampai di sana, berjuanglah dengan sebaik-baiknya. Bawa nama baik dan kebanggaan masyarakat Kabupaten OKI,” kata Muchendi.


Keikutsertaan empat tim tersebut menjadi bagian dari upaya memberikan pengalaman kompetitif kepada pemain OKI sejak usia dini. Kompetisi nasional sekaligus menjadi ruang untuk menguji kemampuan teknis, membangun sportivitas, kedisiplinan, mental bertanding, dan kepercayaan diri.


Bagi OKI, kehadiran empat tim di panggung nasional bukan semata tentang mengejar kemenangan. Kompetisi tersebut menjadi salah satu tahapan untuk melihat sejauh mana hasil pembinaan sepak bola usia dini dapat bersaing ketika berhadapan dengan tim-tim dari daerah lain.


Jika pengalaman itu dapat dikelola secara berkelanjutan, para pemain muda tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai peserta kompetisi usia dini, tetapi berkembang menjadi talenta yang kelak mampu membawa nama OKI dan Sumatera Selatan pada level yang lebih tinggi.


(Mas Tris)

×
Berita Terbaru Update