Notification

×

Himbauan Waspada Asap

Wabup Melawi Sidak PKS PT SIP, Soroti Harga TBS dan Antrean Panjang

Rabu, 30 September 2026 | 17.34.00 WIB Last Updated 2026-09-30T10:34:33Z
Caption : Wakil Bupati Melawi, Malin Saat Melakukan Sidak di Pabrik Kelapa Sawit PT. SIP


MELAWI, transkapuas.com – Wakil Bupati Melawi, Malin, meminta pabrik kelapa sawit (PKS) PT Samboja Inti Perkasa (SIP) tidak memainkan harga tandan buah segar (TBS) petani mandiri.


Hal itu disampaikan Malin saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke PKS PT SIP di Desa Pemuar, Kecamatan Belimbing, Melawi, Rabu (30/9/2026).


Dalam sidak tersebut, Malin bersama OPD terkait dan Komisi DPRD Melawi mengecek penerimaan TBS, antrean kendaraan, kapasitas pengolahan, hingga persoalan lingkungan di sekitar pabrik.


Malin menyebut harga TBS petani mandiri saat ini sekitar Rp3.040 per kilogram. Menurutnya, harga tersebut masih dapat ditingkatkan agar tidak merugikan petani.


Ia juga meminta PT SIP memprioritaskan TBS petani lokal untuk mengurangi antrean kendaraan yang berpotensi membuat buah mengalami susut hingga membusuk.


“Bisnis boleh berjalan dan mencari keuntungan, tetapi masyarakat petani harus dilayani dengan harga yang sesuai,” tegas Malin.


Selain harga dan antrean, Malin menyoroti potensi pencemaran akibat limbah, kebocoran kolam, asap, dan debu pabrik yang berada tidak jauh dari permukiman dan lembaga pendidikan.


Sementara itu, PJS Manager PKS PT SIP, Ipan Domoran, mengatakan pihaknya menerima seluruh masukan pemerintah daerah dan akan menyampaikannya kepada manajemen.

Ipan menjelaskan, antrean terjadi akibat kendala pengangkutan CPO.


“Saat ini kapasitas pengolahan pabrik mencapai 55 ton TBS per jam, sedangkan kapasitas penyimpanan CPO sekitar 7.000 ton. Namun, ruang penyimpanan yang tersedia saat ini hanya sekitar 800 ton”. Ujar Ipan.


Pihaknya memastikan masih mampu menerima TBS petani untuk beberapa hari ke depan (T)

×
Berita Terbaru Update