Notification

×

BPKAD OKI

BPKAD OKI

VT

VT

Transkapuas

Transkapuas

Puskesmas Kebong Laksanakan Swiping KIPI, Tingkatkan Keamanan Imunisasi

Sabtu, 11 April 2026 | 15.26.00 WIB Last Updated 2026-04-11T08:26:36Z
Caption: Kegiatan swiping KIPI yang dilaksanakan UPTD Puskesmas Kebong di Posyandu Desa Sungai Maram dan Baning Panjang, Kecamatan Kelam Permai,menjadi langkah nyata dalam memastikan keamanan imunisasi


Sintang, (Kalbar), transkapuas.com–Kepala UPTD Puskesmas Kebong, Roy Martadi Nurmansyah, S.Tr.Kep., S.Sos., M.A.P, menyampaikan bahwa kegiatan sweeping Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) yang dilaksanakan pada Posyandu di Desa Sungai Maram dan Baning Panjang, Kecamatan Kelam Permai, pada Sabtu, 11 April 2026, merupakan langkah penting dalam memastikan keamanan dan keberlanjutan program imunisasi di masyarakat.


Dalam keterangannya kepada wartawan, Roy menjelaskan bahwa tujuan utama pelaksanaan swiping KIPI adalah untuk melakukan pemantauan aktif terhadap kemungkinan munculnya reaksi pasca imunisasi, baik pada bayi, balita, maupun sasaran lainnya. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk mendeteksi secara dini gejala KIPI serta melakukan penanganan cepat guna mencegah kondisi yang lebih serius.


"Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya kami untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap imunisasi, dengan menunjukkan bahwa setiap proses tidak hanya berhenti saat penyuntikan, tetapi juga dipantau secara berkelanjutan," ujarnya.


Ia menambahkan, manfaat yang dirasakan masyarakat cukup besar, di antaranya memberikan rasa aman setelah imunisasi, meningkatkan pemahaman tentang reaksi normal dan tidak normal pasca imunisasi, serta mendorong kepatuhan terhadap imunisasi lengkap. Selain itu, pemantauan ini juga mampu meminimalisir risiko komplikasi akibat keterlambatan penanganan.

Dalam pelaksanaannya, UPTD Puskesmas Kebong menerapkan sejumlah langkah sistematis dalam pemantauan dan penanganan KIPI di wilayah Kecamatan Kelam Permai. Tahapan tersebut dimulai dari pra-imunisasi melalui skrining kesehatan dan edukasi kepada orang tua, kemudian dilanjutkan saat pelaksanaan imunisasi dengan penerapan standar prosedur dan observasi langsung pasca penyuntikan.


"Setelah imunisasi, kami melakukan pemantauan aktif melalui kunjungan rumah atau home visit, serta pendataan keluhan masyarakat. Jika ditemukan kasus KIPI, penanganan dilakukan sesuai tingkat keparahan, mulai dari penanganan ringan di Posyandu hingga rujukan ke fasilitas kesehatan lanjutan," jelas Roy.


Selain itu, pihak Puskesmas juga melakukan koordinasi dengan kader Posyandu serta pelaporan berjenjang ke Dinas Kesehatan Kabupaten sebagai bagian dari evaluasi program imunisasi secara berkala.

Terkait partisipasi masyarakat, Roy menyebutkan bahwa tingkat kehadiran masyarakat Desa Sungai Maram dalam kegiatan Posyandu tergolong cukup baik. Hal ini tidak terlepas dari peran aktif kader Posyandu dalam menggerakkan masyarakat. Meski demikian, masih terdapat sebagian kecil masyarakat yang merasa ragu terhadap imunisasi, terutama karena kekhawatiran terhadap KIPI.


Untuk mengatasi hal tersebut, berbagai upaya terus dilakukan, seperti edukasi langsung di Posyandu, penyuluhan door to door oleh kader dan tenaga kesehatan, serta pelibatan tokoh masyarakat dan tokoh agama dalam memberikan pemahaman yang benar. Selain itu, transparansi informasi terkait efek samping imunisasi dan pemanfaatan media komunikasi seperti grup WhatsApp desa juga menjadi strategi penting dalam meningkatkan kesadaran masyarakat.


"Kami mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis kepada masyarakat, khususnya bagi keluarga yang masih ragu, agar mereka memahami pentingnya imunisasi bagi kesehatan anak," tambahnya.


Dengan adanya kegiatan swiping KIPI ini, diharapkan program imunisasi di wilayah Kecamatan Kelam Permai dapat berjalan dengan aman, efektif, dan semakin dipercaya oleh masyarakat. Dukungan dari tenaga kesehatan, kader, serta partisipasi aktif masyarakat menjadi kunci keberhasilan dalam meningkatkan derajat kesehatan, khususnya bagi generasi mendatang.


Publish: (RS)

×
Berita Terbaru Update