Sintang (Kalbar), transkapuas.com - Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Akcaya, Kecamatan Sintang, menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2025 pada Selasa, 31 Maret 2026.
Acara yang berlangsung di Gedung Posyandu Aglonema Akcaya ini dihadiri pengurus, pengawas, Asisten Bisnis, serta Kepala Bidang Koperasi dan UMKM, Nashirul Haq. RAT perdana menjadi momentum bagi KKMP Akcaya untuk menyusun rencana kerja dan memperkuat koordinasi antarstakeholder.
Ketua KKMP Akcaya, Desli Semenel, mengungkapkan beberapa target utama koperasi untuk tahun 2026. Target tersebut meliputi peningkatan jumlah anggota sebagai modal sosial dan ekonomi koperasi, penyelesaian pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB) melalui Mal Pelayanan Publik, serta percepatan pembangunan gedung koperasi yang saat ini masih dalam tahap pengerjaan. Desli berharap ketiga target tersebut dapat terealisasi sehingga operasional gedung bisa berlangsung pada akhir 2026.
"Semoga target di tahun 2026 ini bisa tercapai. NIB bisa selesai, anggota bisa bertambah, dan pembangunan gedungnya bisa selesai tahun ini. Sehingga akhir tahun 2026 bisa langsung beroperasi," kata DDesli
Ia juga menjelaskan bahwa dalam dua tahun pertama, pengelolaan operasional gedung akan berada di bawah pengendalian PT Agrinas Pangan Nusantara sesuai ketentuan yang berlaku. Dari informasi yang diperoleh pengurus, jenis usaha yang direncanakan pertama kali beroperasi di gedung antara lain klinik, apotek, toko sembako, dan layanan pengisian gas 3 kg.
Vercelly Vianney, Lurah Akcaya yang menjabat ex officio sebagai Ketua Pengawas KKMP, menegaskan komitmennya untuk terus mendorong perkembangan koperasi. Vercelly menyatakan akan rutin memantau dan membina pengurus agar proses pembangunan dan administrasi berjalan lancar.
"Saya terus memantau, mendorong dan membina KKMP Akcaya ini supaya bisa berkembang dan beroperasi paling tidak akhir tahun 2026. Kami selalu berkomunikasi dengan pengurus, supaya kita tahu perkembangannya," ujarnya.
RAT perdana ini dinilai penting untuk menetapkan arah strategis koperasi, memperkuat tata kelola, serta mempercepat penyelesaian administrasi dan fisik gedung. Jika semua berjalan sesuai rencana, keberadaan gedung dan layanan yang akan disediakan diharapkan mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Kelurahan Akcaya dan meningkatkan perekonomian lokal.
RAT juga difungsikan sebagai forum evaluasi capaian dan kendala koperasi sejak pendirian. Pengurus memaparkan laporan keuangan, progres administrasi, dan rencana kerja jangka pendek serta panjang. Diskusi menghasilkan sejumlah langkah tindak lanjut: percepatan pengurusan NIB, program rekrutmen anggota, penguatan kapasitas manajemen, serta koordinasi intensif dengan pihak terkait untuk mempercepat penyelesaian gedung.
Dengan dukungan pengurus, pengawas, dan pemerintah kelurahan, KMP Akcaya optimis target operasional pada akhir 2026 dapat terwujud dan memberikan manfaat ekonomi langsung bagi masyarakat Akcaya. (RS)
