![]() |
| Caption: Saling berbagi dan mendukung masa depan gereja melalui kasih |
Sintang (Kalbar), transkapuas.com - Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) Ranting Santa Skolastika Sintang merayakan Hari Ulang Tahun ke-5 dengan mengunjungi Seminari Menengah Santo Yohanes Maria Vianney Menyurai Sintang pada Kamis, 12 Februari 2026.
Rombongan WKRI diterima oleh Rektor Seminari, Pastor Imanuel Yosef Faot, beserta para seminaris. Dalam pertemuan tersebut, anggota WKRI menyisihkan rezeki yang berhasil dikumpulkan untuk diserahkan kepada 21 orang seminaris.
Ketua WKRI Ranting Santa Skolastika, Sumiati, menjelaskan bahwa kunjungan ini bukan hanya sekadar untuk bersilaturahmi, tetapi juga untuk berbagi kasih dalam rangka memperingati ulang tahun WKRI yang ke-5.
"Ibu-ibu WKRI Ranting Santa Skolastika merasa terpanggil untuk berkontribusi dalam kehidupan gereja dan masyarakat. Dengan menyisihkan rezeki, kami ingin berbagi dengan para seminaris. Meskipun nilainya tidak seberapa, kami menyerahkannya dengan penuh ketulusan dan ikhlas sebagai bentuk kepedulian kami terhadap pendidikan calon imam," ujar Sumiati.
Ia juga menambahkan, "Sebagai seorang ibu, kami menyadari bahwa pendidikan para seminaris adalah investasi iman untuk masa depan gereja. Dari tempat inilah Tuhan mempersiapkan para gembala umat yang kelak akan melayani dengan setia, rendah hati, dan penuh kasih."
Sumiati berharap para seminaris tahu bahwa mereka tidak berjalan sendiri. "Ada doa dan dukungan dari ibu-ibu WKRI yang senantiasa menyertai mereka, serta hati yang peduli. Kami berharap agar kalian setia menjawab panggilan Tuhan hingga akhir," ungkapnya.
Pastor Imanuel Yosef Faot mengungkapkan rasa syukur dan senangnya atas kunjungan tersebut. "Kaum wanita, khususnya para ibu, memiliki peran penting dalam keluarga, masyarakat, dan gereja. Dalam sejarah gereja, peranan ibu-ibu sangat besar. Kunjungan hari ini menunjukkan keberanian mereka untuk terlibat langsung dalam kehidupan gereja," jelas Pastor Imanuel.
Ia mendoakan agar ibu-ibu WKRI terus bertumbuh dalam iman dan tetap aktif dalam melakukan berbagai kegiatan di masa depan. "Persatuan sangat penting, dan gereja ada hingga saat ini karena adanya persatuan."
Pastor Imanuel juga menyampaikan terima kasih atas kehadiran dan kepedulian ibu-ibu WKRI Ranting Santa Skolastika terhadap para seminaris. "Kami tidak berjalan sendirian. Ada dukungan dari ibu-ibu WKRI bagi para calon imam untuk tetap setia dalam panggilan. Saat ini, terdapat 21 seminaris, jumlah terendah dalam lima tahun terakhir," tambahnya.
Nely Heatubun, Ketua WKRI Cabang Kristus Raja Katedral Sintang, juga memberikan dukungan terhadap kegiatan ini. "Kita harus mendukung para calon pastor yang sedang menempuh pendidikan," tegas Nely Heatubun.
Publish: (RS)
