![]() |
| Caption: Sekda Sintang Tegaskan Prioritas Infrastruktur Dapil 5 |
Sintang (Kalbar), transkapuas.com - Pada Senin, 2 Februari 2026, Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang, Kartiyus, membuka dan menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) untuk wilayah Daerah Pemilihan 5 bertempat di Nanga Serawai, Kecamatan Serawai. Dapil 5 mencakup dua kecamatan, yaitu Serawai dan Ambalau, sehingga acara ini dipusatkan di Nanga Serawai.
Turut hadir dalam acara tersebut adalah Kusmara Amijaya, Sekretaris Bappeda Sintang, para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), anggota DPRD Sintang dari Dapil 5, serta camat dan jajaran dari kedua kecamatan, tokoh masyarakat, tokoh adat, kepala desa, dan tokoh pemuda.
Dalam sambutannya, yang dibacakan Kartiyus atas nama Bupati Sintang, disampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Sintang telah menetapkan tema pembangunan tahunan yang berorientasi pada arah berkelanjutan hingga tahun 2029.
"Tema pembangunan kita untuk tahun 2027, yang menjadi fokus penyusunan RKPD hari ini, adalah pemerataan kualitas dan kuantitas infrastruktur guna meningkatkan daya saing daerah yang berkelanjutan," tegas Kartiyus.
Lebih lanjut, ia menjelaskan, "Tema ini sangat strategis, sejalan dengan kebutuhan wilayah kita untuk meningkatkan konektivitas dan pemerataan layanan dasar, serta memperkuat infrastruktur yang menjadi fondasi kesejahteraan masyarakat."
Kartiyus juga menekankan pentingnya kualitas perencanaan yang lebih baik akibat pemotongan anggaran oleh pemerintah pusat. "Untuk tahun perencanaan 2027, target capaian Indeks Infrastruktur Kabupaten Sintang ditetapkan pada angka 56,26%, dengan sasaran utama meningkatkan kualitas dan kuantitas infrastruktur, terutama dalam menunjang konektivitas antardesa, pelayanan dasar, dan penguatan pusat pertumbuhan ekonomi lokal," jelasnya.
"Musrenbang ini bukan sekadar forum rutin, tetapi sebagai wadah untuk menyamakan persepsi terhadap prioritas pembangunan daerah, menyeleksi usulan yang paling berdampak serta dibutuhkan masyarakat, memastikan integrasi perencanaan pada tingkat desa, kecamatan, dan kabupaten," tambah Kartiyus.
Ia juga meminta kepada seluruh pimpinan SKPD, camat, kepala desa, dan tokoh masyarakat untuk memberikan masukan yang akurat. "Setiap usulan harus berbasis pada kebutuhan nyata, hasil musyawarah desa, serta selaras dengan prioritas daerah," imbuhnya.
Kartiyus menegaskan pentingnya menyukseskan Prioritas Pembangunan Nasional, seperti MBG, Koperasi Merah Putih, Sekolah Rakyat, serta Ketahanan Pangan dan Energi. "Sasaran dari berbagai prioritas tersebut adalah masyarakat Kabupaten Sintang. Saya juga mengingatkan kepada para camat untuk mengantisipasi potensi bencana, baik bencana banjir saat musim hujan maupun kebakaran hutan dan lahan saat musim kemarau. Perkuat koordinasi dan berdayakan masyarakat untuk menjaga alam dan lingkungan di daerah masing-masing," tutup Kartiyus.
Publish: (RS)
