Notification

×

BPKAD OKI

BPKAD OKI

HUT RI 4

HUT RI 4

HUT RI 3

HUT RI 3

HUT RI 2

HUT RI 2

HUT RI 1

HUT RI 1

Transkapuas

Transkapuas

Dekranasda Kabupaten Sekadau Gelar Pelatihan Tenun Bagi Pemula

Kamis, 17 Juli 2025 | 12.42.00 WIB Last Updated 2025-07-24T05:45:47Z


Sekadau, transkapuas.com - Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Sekadau menggelar Pelatihan Penenun bagi Pemula yang berlangsung selama dua hari pada tanggal 17 hingga 18 Juli 2025. Kegiatan tersebut diadakan di gedung Dekranasda yang berlokasi di Jalan Merdeka Selatan, Sekadau Hilir, dan diikuti oleh 10 peserta.


Sekretaris Dekranasda, Teresia Lili, dalam wawancaranya di ruang kantor beberapa hari lalu, menjelaskan bahwa tujuan dari pelatihan ini adalah untuk menumbuhkan minat serta memotivasi generasi muda dan masyarakat dalam keterampilan dasar menenun, yang merupakan salah satu warisan budaya yang perlu dilestarikan. 


"Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Dekranasda dalam menjaga dan mengembangkan tradisi tenun di Kabupaten Sekadau, sekaligus mendorong tumbuhnya pengrajin baru yang memiliki keterampilan dasar dalam bidang ini,” ungkap Teresia, Kamis (17/7/2025). 


Pelatihan tersebut dilaksanakan dengan metode praktik langsung, di bawah bimbingan pengrajin tenun berpengalaman. Hal ini diharapkan dapat membantu peserta memahami teknik-teknik dasar dalam proses menenun secara menyeluruh.


"Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan tercipta regenerasi penenun yang mampu mengangkat kembali potensi kerajinan lokal serta membuka peluang usaha kreatif berbasis budaya di tengah masyarakat," tuturnya.


Selain pelatihan, Dekranasda Kabupaten Sekadau juga merencanakan untuk melaksanakan pameran produk kerajinan lokal, termasuk anyaman dan produk lainnya yang berbahan dasar alam. Ini merupakan langkah untuk lebih memperkenalkan dan mempromosikan kerajinan lokal kepada masyarakat luas. 


Dengan berbagai upaya seperti ini, Dekranasda berharap dapat meningkatkan kesadaran dan apresiasi masyarakat terhadap warisan budaya lokal serta menghidupkan kembali tradisi menenun yang semakin terancam oleh modernisasi. (Sy) 

×
Berita Terbaru Update