Notification

×

TK

TK

Wabup

Wabup

Sintang 1

Sintang 1

Ini Kata Aron Saat Hadiri Raker TPID Kabupaten Sekadau

Kamis, 28 Maret 2024 | 12.55.00 WIB Last Updated 2024-03-28T05:55:42Z


Sekadau, transkapuas.com - Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Sekadau Tahun 2023. Bertempat di Ruang rapat wakil Bupati komplek perkantoran bupati Sekadau pada Kamis, 28 Maret 2024.


Dalam rangka menyambut hari besar keagamaan nasional (HBKN) yaitu hari Paskah, Ramadhan dan Idul Fitri 1445 H.


Mengingat sering kali terjadinya kenaikan harga pangan sepanjang bulan Maret, tertinggi di kota se-Kalbar.


Inflasi merupakan salah satu indikator keberhasilan pembangunan ekonomi, inflasi yang tinggi mengakibatkan daya beli masyarakat menurun, baik itu kebutuhan pangan, barang maupun jasa.


Disampaikan Bupati Sekadau Aron, dalam arahannya, dari hasil laporan perubahan harga bahan pokok di kabupaten Sekadau pada bulan Maret 2024, sebanyak 28 komoditi pangan yang mengalami kenaikan cukup signifikan (1-100%), yakni ketimun sedang (66%), cabe rawit merah (42%), kacang panjang dan cabe rawit hijau (41%), cabe merah keriting (29%), cabe merah besar (28%), beras SPHP Bulog dan ayam kampung utuh (16%), telur ayam ras (13%),  tepung terigu, daging ayam ras kerkas dan bawang putih honan (12%), sawi hijau (8%), beras cap nanas medium dan cap kelapa (7%), minyak goreng curah dan kemasan (5%), tomat (4%), gula pasir curah dan kemasan, daging sapi import beku, ikan bandeng, serta kentang sedang (3%), beras cap pandan wangi premium dan cap tupai madu, daging sapi tetelan, kacang hijau (1%).


Di momentum saat ini, hari paskah, bulan ramadhan dan Idul Fitri perlu ada kolaborasi guna antisipasi peningkatan harga H±10 ramadhan, H+10 lebaran.


"Nah, penting pengawasan untuk mengantisipasi kenaikan harga pangan masyarakat," kata Aron.


Bupati berharap, koordinasi dan sinergi antar dinas/instansi yang terbentuk dalam tim TPID, maka harus proaktif dalam mengelola cadangan bahan pokok, seluruh stakeholder lainnya juga ikut terlibat untuk stabilitasi tata niaga hulu-hilir harga komoditas pangan.


Sampai saat ini, isu kemiskinan masih membayangi kabupaten Sekadau, maka TPID turut mengupayakan pengentasan kemiskinan tersebut.

 

Selesai rakor ini, ia berpesan agar tim TPID segera monitoring harga bahan pokok di pasar, selain itu melakukan secara sampling dititik dimana warga bertransaksi jual beli, seperti swalayan, toko kelontong atau pedagang-pedagang sayur.


"Dari hasil kunker presiden Republik Indonesia Minggu lalu, beberapa harga pasar hampir sama di Jawa, hanya telur yang tinggi, kata bupati Sekadau.


Sekda Kabupaten Sekadau, Mohammad Isa ucapkan terima kasih kepada tim TPID, dengan harapan mengawasi dan menangani inflasi di Sekadau.


"Dalam rakor ini, perlu cepat mengambil keputusan kenaikan harga di pasar." katanya.


Faktor kenaikan, yaitu tingginya permintaan masyarakat namun produksi terbatas, gagal panen, 1-2 bulan atau 1-2 hari ini, suplai dari luar terkendala.


hadir:

Sekretaris Daerah, Mohammad Isa 

Dandim 1204/Sgu-Skd diwakili Danramil Belitang Hilir Kapten Inf. Indra, F.C.

Kapolres Sekadau diwakili Kabag logistik Polres Sekadau M. Sembiring

Kajari Sekadau diwakili Kasi Datun, Nur Suryadi

Pimpinan perum Bulog Sanggau, Aminudin 

Perwakilan Bank Indonesia bagian ekonomi, Ari Setyo, Kepala OPD, camat se-kabupaten Sekadau.

×
Berita Terbaru Update