Notification

×

TK

TK

Wabup

Wabup

Sintang 1

Sintang 1

Lomba Melukis Bukit Kelam Tourism Festival 2023, Ini Yang Akan Diperlombakan

Jumat, 20 Oktober 2023 | 15.40.00 WIB Last Updated 2023-10-20T08:40:53Z

 

Foto: Hendrika, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Sintang

Sintang,transkapuas.com - Panitia Kelam Tourism Festival 2023 memeriahkan kegiatan dengan menggelar lomba melukis dengan objek tunggal yakni Bukit Kelam.


Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Sintang menjelaskan bahwa undangan atau promosi lomba melukis Bukit Kelam ini sudah disebarkan ke SD, SMP dan SMA dan masyarakat umum.


“Melukisnya wajib di sekitar Jembatan Merah Cafe. Kalau anak-anak diantar orang tua, dan pesertanya ramai. Kami akan bebaskan untuk memilih tempat yang enak, tetapi wajib masih di kompleks itu. Untuk cat bisa yang cat minyak dan untuk anak SD bisa cat air”, terang Hendrika.


“Jadi untuk lomba melukis ini, kami bagikan kedalam 4 kategori yakni anak SD, SMP, SMA dan umum. Kalau kategori umum ini kemungkinan akan diikuti pelukis profesional” tambah Hendrika.


“Lomba akan dilaksanakan pada Senin, 30 Oktober 2023 di Jembatan Merah Café. Biaya pendaftaran 50 ribu di Dinas Porapar Sintang setiap jam kerja. Kami siapkan hadiah 1,5 juta untuk juara pertama, 1 juta untuk juara kedua dan 750 ribu untuk juara ketiga”, tutup Hendrika.


Sementara Yudi Sutopo Panitia Lomba Melukis Bukit Kelam menjelaskan bahwa pihaknya memberikan kesempatan kepada warga Kabupaten Sintang yang sudah masuk kategori dewasa.


“Tema yang diambil adalah tentang bukit kelam dan bukit kelam ini menjadi objek tunggal untuk dilukis oleh peserta. Lukisan wajib naturalis, bukan kontemporer”, terang Yudi Sutopo.


“Peserta lomba melukis ini hanya boleh melukis dari lokasi lomba yakni Jembatan Merah Cafe. Hasil lukisan merupakan hasil lukisan di lokasi lomba, bukan dibawa dari rumah”, tambah Yudi Sutopo.


“Untuk view gambar boleh dari mana saja. Bukan harus gambar pemandangan bukit kelam dari Jembatan Merah Café saja, tetapi dari angle lain boleh supaya hasil lukisan lebih bervariatif. Peserta melukis di hari dan jam yang sama”, terang Yudi Sutopo.


Rilis Kominfo Sintang

(Ed/Rbs)

×
Berita Terbaru Update