Notification

×

Iklan DPRD Sekadau, Hari Buruh

Iklan DPRD Sekadau, Hari Buruh

Harga Sembako Dan BBM Naik, Harga Karet Justru Merosot

Kamis, 05 Oktober 2023 | 11.31.00 WIB Last Updated 2023-10-05T04:31:41Z

 

Foto: Getah Karet milik warga

Sintang,transkapuas.com - Petani Karet khususnya di Kecamatan Kelam Permai dan pada umumnya di kabupaten Sintang menjerit akibat harga getah karet tak kunjung naik sejak beberapa bulan,mulai dari tahun 2022 hingga bulan Oktober 2023 ini. Sekarang ditingkat pengepul hanya dipatok Rp. 5.500 - Rp. 6.800 per kilogram. 


Petani karet saat awak media temui di beberapa Desa yang ada di Kecamatan Kelam Permai Kabupaten Sintang Kalimantan Barat, Engkanai (35)  menuturkan bahwa harga getah karet sangat murah dan tidak sesuai dengan harga sembako, Kamis (5/10/2023).


"Harga 1 kilogram getah karet tidak mampu pakai beli setengah Kg gula pasir,ditambah sekarang harga beras semakin naik termasuk harga sembako lainnya", tutur nya.


Lebih lanjut jelasnya, turunnya harga getah karet sudah berlangsung sejak lama dan kini berada pada situasi terburuk.


"Kebetulan saya mempunyai sebidang kebun karet tidak jauh dari rumah,kebun karet tersebut sekaligus menjadi satu-satunya andalan mata pencaharian guna memenuhi kebutuhan hidup keluarga, termasuk untuk biaya sekolah anak-anak saya pak", jelasnya lagi.


Hal serupa juga dikeluhkan oleh warga Dusun Beririk Desa Sepan Lebang Kecamatan Kelam Permai yang juga sebagai petani karet dengan harga getah karet yang terlalu murah.


Akibat harga jual getah karet anjlok, kini petani karet banyak terlilit hutang dan mereka merasa depresi. Ditambah harga barang-barang kebutuhan hidup malah semakin naik.


Karet tidak hanya digunakan untuk pembuatan mainan dan barang-barang lainnya. Karet juga digunakan untuk aplikasi lain seperti bahan konstruksi, pekerjaan tanah, lantai, pupuk, produk rumah tangga, bahan kemasan, perhiasan, dan produk kesehatan.


Reporter : K. Robenson

×
Berita Terbaru Update