Notification

×

TK

TK

Wabup

Wabup

Sintang 1

Sintang 1

Massa Segel Tempat Karoke My Home Sintang

Minggu, 06 Agustus 2023 | 12.52.00 WIB Last Updated 2023-08-06T05:52:39Z

 


‌Sintang,transkapuas.com - Puluhan massa dari berbagai organisasi menggelar gerakan solidaritas dan kemanusiaan untuk Yola(17) merupakan gadis muda asal Desa Tanjung Baung Kecamatan Ketungau Hilir Kabupaten Sintang yang meninggal dunia usai karaoke di Angel Hall dan Lounge Hotel My Home Sintang belum lama ini, pada Sabtu (5/8/2023).

Pada kesempatan itu dilakukan ritual adat yang dipimpin oleh Temenggung Adat Dayak. Selanjutnya massa membacakan poin tuntutan, mereka juga menyegel pintu masuk Angel Hall dan Lounge Hotel My Home Sintang.


Adapun poin tuntutan diantaranya : Menutup secara permanen tempat hiburan malam yang ada di hotel my home Sintang, meminta keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait proses pengungkapan penyebab kematian Yola, meminta keterangan dari pihak kepolisian terkait keberadaan saksi berinisial S, meminta kepada pemerintah daerah untuk meninjau dan mengevaluasi tempat hiburan malam, meminta aparat penegak hukum menyatakan perang terhadap peredaran narkoba dan meminta manajemen tempat hiburan malam My Home untuk menyelesaikan tanggung jawab secara adat terkait kematian Yola.


Sekretaris Dewan Adat Dayak (DAD) Sintang, Ensawing menegaskan bahwa salah satu tuntutan adalah meminta Pemda Sintang menutup tempat hiburan di Hotel My Home.


"Atas nama DAD Kabupaten Sintang kami meminta izinnya dicabut", tegas Ensawing.


Sekretaris DAD Sintang juga berharap penyebab meninggalnya Yola segera diungkap oleh pihak kepolisian. Kalau pun ada indikasi pembunuhan pelakunya segera ditangkap.


"Semoga kasus ini bisa terungkap terang benderang, pelakunya bisa ditemukan, mustahil kasus kematian di ruangan sekecil itu tidak bisa ditemukan lagi pula ada CCTV", ujarnya.


Ensawing juga meminta kepada pihak Hotel My Home agar tidak menutup-nutupi permasalahan tersebut.


"Kerjakan dengan sebaik-baiknya sesuai dengan tuntutan,aman sampai selesai, kalau masih berbelit-belit lihat akan banyak mata-mata yang akan memantau permasalahan tersebut", tuturnya.


(Ed/tim)

×
Berita Terbaru Update