Mengenal Kakek Ade Robo Lahma, Seorang Muslim yang Hibahkan Tanah untuk Bangun Gereja

 

Kakek Ade Robo Lahma (Foto: Opsi ID)

TRANSKAPUAS.COM - Jagat maya sedang dihebohkan dengan sosok kakek Ade Robo Lahma. Diketahui bahwa dirinya menghibahkan lahannya untuk pembangunan Gereja. 

Banyak masyarakat yang ingin mengetahui sosok kakek yang dermawan tersebut. Berikut sosok kakek Ade Robo Lahma. Sosok Kakek Ade Robo Lahma

Seorang kakek yang sedang menjadi perbincangan warganet tersebut bernama Ade Robo Lahma (71). 

Kakek Ade Robo Lahma merupakan warga Arakan Kecamatan Tatapaan, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), Sulawesi Utara (Sulut). 

Kakek Lahma mendadak viral di media sosial (medsos) karena menghibahkan lahannya untuk gereja.


Kakek Ade Robo Lahma Seorang Muslim yang Taat

Diketahui jika kakek Lahma dikenal seorang Islam yang taat beribadah oleh warga sekitar. Keluarga Kakek Lahma pun dikenal sangat toleran dan ramah. 

Kakek Lahma berharap apa yang dilakukannya ini bisa menjadi contoh untuk saling toleransi antarumat beragama. Ia mengatakan meski berbeda-beda, semua warga adalah satu kesatuan. 

Dalam kehidupan sehari-hari, Lahma bekerja sebagai petani sawah. Dengan kerja keras menghidupi keluarganya, ia berhasil menyekolahkan 3 anaknya hingga sarjana. 

Lahma mengaku dapat menyekolahkan anaknya hingga sarjana dari hasilnya bertani selama ini. 

Kakek 71 tahun itu, tidak berharap banyak dari aksinya yang menghibahkan tanah untuk gereja. Ia meyakini semua bentuk kebaikan pasti akan dibalas oleh Tuhan Yang Maha Esa. 


Tulus Menghibahkan Tanah

Dalam hal ini, Kakek Lahma mengaku tulus menghibahkan dan tanpa paksaan dari pihak mana pun. Ia bahkan menyebut hibah itu adalah amanah dari orang tuanya. Lebih lanjut, kakek Lahma mengatakan bahwa manusia adalah makhluk sosial. 

Menurutnya, apa artinya kalau harta itu tidak bermanfaat bagi sesama manusia. Ia yakin pemberian lahan tersebut tidak menyalahi dan bertentangan dengan Pancasila. 

Sementara, Pendeta Welly Pudihang, STh, selaku pihak gereja GMIM Rap-Rap membenarkan bahwa lahan itu telah dihibahkan oleh pihak keluarga Lahma. 

Menurut Welly, lahan tersebut memiliki luas 26x36 meter. Diketahui bahwa awalnya tanah itu merupakan milik orang tua dari Kakek Lahma. 

Kemudian lahan itu diberikan sekitar 1938 hanya melalui lisan. Saat ini barulah Kakek Lahma menghibahkan tanahnya dengan berkekuatan hukum dalam bentuk sertifikat tanah. 


Kakek Ade Robo Lahma Mendapat Penghargaan dari Kemenag Sulut

Melansir dari website sulut.kemanag.go.id, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulawesi Utara H. Anwar Abubakar, S.Ag, M.Pd  memberikan piagam penghargaan kepada Kakek Muslim Ade Robo Lahma (71), yang telah menghibahkan lahannya untuk gereja.

Berdasarkan informasi, Kakek Robo Lahma menyerahkan tanah miliknya kepada Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) Efrata Rap-Rap, Wilayah Semenanjung, Minahasa Selatan. 

Dalam kesempatan tersebut piagam itu diserahkan langsung oleh kepada Kakek Ade Robo Lahma sebagai bentuk apresiasi. 

Kakanwil Anwar Abubakar menyebut perbuatan baik Kakek Lahma menjadi contoh nyata toleransi antarumat beragama di Indonesia, khususnya di Sulawesi Utara. 

Dirinya menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan momen yang sangat berharga. Kakanwil berharap apa yang dilakukan Kakek Ade Robo Lahma dapat mempererat persaudaraan, meningkatkan kualitas kehidupan dan kerukunan umat beragama di Sulut. 

Dia mengatakan hal itu dapat dijadikan contoh kerukunan beragama. Mantan Kakanwil Kemenag Sulsel ini mengingatkan tentang pentingnya kualitas keberagamaan dan penerimaan terhadap realitas sosial yang plural sebagai sebuah keniscayaan. 


Tanggapan Pendeta Gereja GMIM Rap-Rap 

Sementara itu, Pendeta Welly Pudihang, STh, selaku pihak gereja GMIM Rap-Rap mengatakan, kelembagaan gereja sangat mengapresiasi Kakek Ade Robo Lahma dan keluarga yang dengan sukarela menghibahkan tanahnya. 

Dalam kesempatan yang sama, Kakek Lahma merasa senang dan bahagia karena telah mendapatkan penghargaan.

Dia juga mengajak agar kehidupan yang toleran antarumat beragama harus terus dijaga. 

Kegiatan tersebut dihadiri Kabid Urusan Agama Kristen Dr. Jenny Sampouw, M.Si, Kabid Pendidikan Kristen Cyhintia Evangeline Sepang, S.PAK, M.Si dan Kasubbag Umum dan Humas Drs. Hartono Bawenti, MH.


Sumber : ikatolik.com, Laman Facebook Ikatolik

Rabu, 22 Desember 2021

Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama