![]() |
| Caption: Warga Dusun Beririk, Desa Sepan Lebang, Kecamatan Kelam Permai, bergotong royong menyusun dan merapikan batu laterit untuk memperbaiki jalan penghubung menuju Desa Pelimping |
Sintang (Kalbar), transkapuas.com – Semangat kebersamaan dan gotong royong ditunjukkan masyarakat Dusun Beririk, Desa Sepan Lebang, Kecamatan Kelam Permai, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat. Secara bersama-sama, warga melaksanakan kerja bakti memperbaiki akses jalan yang menghubungkan Dusun Beririk menuju Desa Pelimping, Minggu (8/11/2026).
Dalam kegiatan tersebut, warga turun langsung ke lokasi dengan membawa berbagai peralatan kerja. Mereka bahu-membahu mengangkat, menyusun, dan merapikan batu laterit yang telah tersedia untuk memperbaiki sejumlah bagian jalan yang mengalami kerusakan.
Dengan penuh semangat, masyarakat bekerja secara manual agar kondisi jalan menjadi lebih baik dan dapat dilalui dengan lebih nyaman. Kegiatan ini menjadi bukti nyata kepedulian serta kekompakan warga dalam mengatasi persoalan infrastruktur yang selama ini mereka hadapi bersama.
Pelaksanaan kerja bakti tersebut terlaksana berkat swadaya masyarakat melalui kontribusi setiap kepala keluarga (KK). Masing-masing keluarga berpartisipasi dengan memberikan sumbangan awal sebesar Rp50.000. Namun, sejumlah warga secara sukarela memberikan lebih, mulai dari Rp70.000, Rp90.000, Rp100.000 hingga Rp150.000.
Tidak hanya masyarakat Dusun Beririk, kepedulian juga datang dari warga di luar dusun yang turut memberikan sumbangan sebesar Rp100.000 hingga Rp200.000.
Selain melalui sumbangan dana, kebutuhan material berupa batu laterit juga mendapat bantuan dari Belly sebanyak enam rit. Sementara itu, Agustinus Sucipto turut memberikan bantuan dana sebesar Rp500.000 untuk mendukung kegiatan kerja bakti tersebut.
Fransiskus Juntan, yang juga merupakan Wakil Temenggung Suku Dayak Sebaruk sekaligus warga Dusun Beririk, menyampaikan bahwa kegiatan kerja bakti tersebut merupakan bentuk kekompakan dan kepedulian masyarakat terhadap kondisi jalan yang sangat penting bagi kehidupan sehari-hari.
Ia juga berharap pemerintah dapat memberikan perhatian terhadap kondisi jalan yang menghubungkan Dusun Beririk dengan Desa Pelimping.
"Hari ini kami bersama masyarakat melaksanakan kerja bakti untuk memperbaiki jalan ini. Ini merupakan bentuk kekompakan dan kebersamaan kami sebagai masyarakat dalam upaya memperbaiki akses jalan yang sangat dibutuhkan. Kami berharap pemerintah dapat memberikan perhatian terhadap kondisi jalan ini, karena jalan ini merupakan akses penting bagi masyarakat. Terima kasih kepada seluruh warga dan semua pihak yang telah ikut berpartisipasi membantu kegiatan ini," ungkap Fransiskus.
Diketahui, jalan tersebut merupakan akses utama bagi masyarakat Dusun Beririk untuk menjalankan berbagai aktivitas sehari-hari. Bahkan, jalan ini juga menjadi jalur yang setiap hari dilalui anak-anak sekolah, baik saat berangkat maupun pulang sekolah.
Melalui kegiatan gotong royong ini, masyarakat berharap kondisi jalan dapat semakin baik sehingga aktivitas warga, khususnya anak-anak sekolah, dapat berjalan lebih aman dan lancar.
Kekompakan masyarakat dalam kegiatan tersebut menjadi gambaran bahwa semangat gotong royong dan kepedulian terhadap kepentingan bersama masih terjaga dengan baik.
Masyarakat berharap upaya yang telah dilakukan melalui swadaya ini juga mendapat perhatian dari pemerintah, sehingga ke depannya akses jalan dari Dusun Beririk menuju Desa Pelimping dapat memperoleh peningkatan dan penanganan infrastruktur yang lebih memadai.(RS)
