![]() |
| Caption: Korban telah mendapatkan penanganan medis di RSUD Ade M. Djien Sintang |
Sintang (Kalbar), transkapuas.com – Seorang warga Dusun Buluk Pendek, Desa Mengkirai, Kecamatan Kayan Hilir, Kabupaten Sintang, dilaporkan mengalami insiden saat berburu menggunakan senapan angin pada Rabu malam (28/10/2026).
Berdasarkan informasi awal yang dihimpun, peristiwa tersebut terjadi ketika korban sedang berburu tupai di kawasan ladang. Dalam kejadian itu, korban dilaporkan mengalami luka akibat terkena peluru senapan angin.
Setelah kejadian, korban segera mendapatkan pertolongan dan dibawa untuk memperoleh penanganan medis.
Berdasarkan informasi terbaru yang disampaikan pihak keluarga, korban telah mendapatkan penanganan di RSUD Ade M. Djoen Sintang dan kondisinya kini dilaporkan sudah membaik.
Informasi tersebut disampaikan oleh Dias, pihak keluarga korban, pada Kamis (29/10/2026).
Sebelumnya, Kepala Desa Mengkirai, Andinus, SH, saat dihubungi melalui pesan suara WhatsApp pada Rabu malam (28/10/2026), menyampaikan bahwa dirinya belum mengetahui secara lengkap kronologi kejadian tersebut karena baru tiba dari Sintang.
"Informasi yang saya dengar dari warga, yang bersangkutan sedang berburu tupai menggunakan senapan angin. Kemudian, senapan angin tersebut tersangkut di kayu di lokasi ladang, lalu dalam kejadian itu korban terkena senapan tersebut. Begitulah informasi sementara yang saya terima," jelas Andinus.
Ia juga menyampaikan bahwa berdasarkan informasi awal yang diterimanya, korban dibawa ke Puskesmas Emparu atau kemungkinan dirujuk ke rumah sakit di Sintang.
Dengan adanya informasi terbaru dari pihak keluarga, diketahui bahwa korban telah mendapatkan penanganan medis di RSUD Ade M. Djoen Sintang dan kondisinya berangsur membaik.
Adapun kronologi lengkap kejadian tersebut masih memerlukan konfirmasi lebih lanjut. Pemberitaan ini disampaikan berdasarkan informasi yang diperoleh, dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian, keberimbangan, serta penghormatan terhadap privasi korban dan keluarga.
Semoga kondisi korban terus membaik dan segera pulih seperti sediakala.(RS)
