Kapuas Hulu (Kalbar), transkapuas.com – Sebuah truk ekspedisi bernomor polisi KB 8512 FB yang mengangkut muatan sembako berupa kue dan air minum Aqua gelas terguling di turunan sebelum Simpang Silat, tepatnya di wilayah Desa Miau Merah, Kecamatan Silat Hilir, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, Kamis (15/10/2026) malam.
Akibat kejadian tersebut, sejumlah kendaraan roda dua yang terparkir di depan Cafe KR (KRIS) tertimpa badan truk beserta muatannya. Hingga Jumat (16/10/2026), jumlah keseluruhan kendaraan yang terdampak belum dapat dipastikan karena proses evakuasi masih berlangsung.
Berdasarkan keterangan sopir bernama M. Deky Noviandi, truk yang dikemudikannya berangkat dari Sintang menuju Putussibau dengan membawa muatan kue dan air minum. Ia menjelaskan, kondisi jalan yang licin di turunan diduga menjadi penyebab kendaraan kehilangan kendali hingga akhirnya terguling.
Anggota Polsek Silat Hilir, Aiptu Ade Firmansyah, dari Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Regu III, saat di konfirmasi menjelaskan bahwa peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (15/10/2026) sekitar pukul 22.15 WIB.
Menurut keterangan kepolisian, kendaraan yang dikemudikan M. Deky Noviandi melaju dari arah Sintang menuju Putussibau dengan membawa muatan sembako. Saat tiba di turunan sebelum Simpang Silat, Desa Miau Merah, setelah melewati tugu perbatasan Sintang–Putussibau, kendaraan mengalami lepas kendali akibat kondisi jalan yang licin.
Pengemudi kemudian membanting kendaraan ke sisi kiri jalan hingga truk terbalik dan menimpa beberapa sepeda motor yang sedang terparkir di depan Cafe KR (KRIS).
"Untuk jumlah kendaraan yang tertimpa belum bisa dipastikan karena masih dalam upaya evakuasi," demikian penjelasan pihak kepolisian.
Berdasarkan pantauan awak media pada Jumat (16/10/2026), truk berwarna kuning tersebut masih terlihat terguling di depan Cafe KR (KRIS). Terlihat sedikitnya tiga sepeda motor berada di bawah atau tertimpa badan truk dan muatannya. Dalam peristiwa tersebut, tidak ada korban jiwa,kondisi tersebut menunjukkan dampak kecelakaan tidak hanya mengenai kendaraan ekspedisi, tetapi juga kendaraan milik pihak lain yang berada di sekitar lokasi kejadian.
Hingga berita ini ditulis, jumlah pasti kendaraan yang mengalami kerusakan serta besaran kerugian material belum dapat dipastikan.
Pengguna jalan yang melintasi turunan sebelum Simpang Silat diimbau agar meningkatkan kewaspadaan, terutama ketika kondisi jalan licin. Pengendara diharapkan mengurangi kecepatan dan memastikan kendaraan tetap terkendali saat melintasi jalur menurun guna menghindari kejadian serupa.
(RS)
