SEKADAU, transkapuas.com – Pelantikan dan pengukuhan Pengurus Perkumpulan Sub Suku Ayongk Taman periode 2026–2030 menjadi momentum untuk memperkuat pelestarian adat, budaya, serta identitas masyarakat Dayak di Kabupaten Sekadau.
Kegiatan berlangsung di Rirang Jati, Kecamatan Nanga Taman, Sabtu (3/10/2026). Kegiatan tersebut dihadiri langsung Bupati Sekadau Aron, SH, sejumlah tokoh adat, serta tamu undangan lainnya. Pengukuhan pengurus dilakukan oleh Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Sekadau, Jefray Raja Tugam.
Bupati Sekadau Aron menilai keberadaan perkumpulan sub-suku tidak semata-mata menjadi wadah organisasi, tetapi memiliki peran penting dalam menjaga warisan leluhur agar tetap hidup dan dikenal generasi berikutnya.
"Pelantikan ini bukan hanya acara seremonial, tetapi menjadi bentuk komitmen kita bersama untuk membangun dan menjaga adat budaya peninggalan nenek moyang," ujar Aron.
Ia berharap pengurus Ayongk Taman dapat menjaga kekompakan sekaligus memperkuat peran organisasi dalam kehidupan sosial masyarakat. Pemkab Sekadau, kata Aron, juga mengapresiasi kontribusi masyarakat Ayongk Taman dalam pembangunan daerah.
Selain persoalan adat dan budaya, Aron mengingatkan pentingnya menjaga toleransi antarumat beragama dan antarsuku. Menurutnya, keharmonisan masyarakat merupakan modal penting dalam mendorong kemajuan Kabupaten Sekadau.
Ia juga mengajak masyarakat Ayongk Taman untuk menjaga kelestarian lingkungan.
"Alam adalah supermarket bagi kita untuk mencukupi berbagai kebutuhan. Karena itu, kelestariannya harus kita jaga untuk anak cucu kita," katanya.
Dalam kesempatan tersebut, orang nomor satu di Bumi Lawang Kuari turut menyinggung persoalan pengelolaan komoditas kelapa sawit di Kabupaten Sekadau. Ia menilai daerah penghasil sawit masih menghadapi persoalan terkait pembagian manfaat ekonomi serta keberadaan industri hilir yang sebagian besar berada di luar Kalimantan.
Menurutnya, kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi daerah karena masyarakat dan pemerintah daerah turut menghadapi dampak lingkungan dari aktivitas perkebunan, sementara nilai tambah dari produk olahan sawit belum sepenuhnya dinikmati daerah penghasil.
Sementara itu, Ketua DAD Kabupaten Sekadau Jefray Raja Tugam mengapresiasi terbentuk dan berkembangnya berbagai perkumpulan sub-suku Dayak di wilayah tersebut. Ia menilai keberadaan perkumpulan sub-suku dapat menjadi sarana untuk menjaga ingatan kolektif masyarakat mengenai asal-usul, identitas, serta warisan budaya leluhur.
"Perkumpulan sub-suku menjadi pengingat bagi kita semua dari mana kita berasal," ujar Jefray.
Ia berharap pengurus Ayongk Taman periode 2026–2030 dapat lebih fokus menjalankan fungsi organisasi, khususnya dalam mengurus dan melestarikan adat serta budaya masyarakat Ayongk Taman.
Ketua Perkumpulan Sub Suku Ayongk Taman periode 2026–2030, Gunawan, mengatakan kepengurusan yang baru dilantik akan menjalankan program organisasi sesuai tugas dan fungsi yang diatur dalam AD/ART.
Salah satu perhatian pengurus adalah memperkuat identitas budaya Ayongk Taman. Saat ini, pihaknya telah merancang pakaian khas Ayongk Taman yang diperkenalkan dalam kegiatan pelantikan. Ke depan, pakaian tersebut direncanakan untuk dikembangkan dan didaftarkan sebagai hak kekayaan intelektual.
Gunawan juga menekankan pentingnya keterlibatan generasi muda. Menurutnya, generasi muda Ayongk Taman perlu mengenal lebih jauh warisan leluhur sekaligus terus menggali berbagai potensi budaya yang belum terdokumentasikan.
"Generasi muda harus mengenal warisan leluhur yang sudah kita kembangkan dan terus menggali potensi budaya yang belum kita ketahui," katanya.
Ia mengajak seluruh masyarakat Ayongk Taman untuk menjaga persatuan, membangun komunikasi dengan perkumpulan sub-suku lainnya, serta saling bertukar pengetahuan dan pengalaman.
Menurut Gunawan, penguatan organisasi adat tidak hanya bertujuan mempertahankan identitas budaya, tetapi juga menjadi bagian dari upaya berkontribusi terhadap pembangunan daerah.
Pihaknya juga membuka ruang kerja sama dengan Pemkab Sekadau dalam berbagai program yang berkaitan dengan kebudayaan dan pemberdayaan masyarakat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut anggota DPRD Provinsi Kalimantan Barat, anggota DPRD Kabupaten Sekadau, perwakilan Kapolres Sekadau, Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Sekadau, Camat Nanga Taman, Forkopimcam Nanga Taman, Kepala Bagian Kesra, Ketua Temenggung Adat Dayak Taman, Ketua DAD Kecamatan Nanga Taman, pengurus Perkumpulan Sub Suku Ayongk Taman yang dilantik, serta tamu undangan lainnya. (Sy)
