![]() |
| Foto: Kepala DLH Kabupaten Sekadau, Apeng Petrus |
Sekadau, transkapuas.com - Pemerintah Kabupaten Sekadau melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) mengimbau masyarakat untuk selalu menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah. Imbauan tersebut menyusul memburuknya kualitas udara akibat kabut asap dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah daerah di Kalimantan Barat.
Kepala DLH Kabupaten Sekadau, Apeng Petrus, mengatakan berdasarkan pemantauan melalui alat Air Quality Monitoring System (AQMS) milik Kementerian Lingkungan Hidup yang terpasang di Sekadau, kualitas udara di wilayah tersebut saat ini berada pada kategori tidak sehat.
“Berdasarkan pemantauan kami melalui alat AQMS milik Kementerian Lingkungan Hidup yang terpasang di Sekadau, sampai saat ini kualitas udara kita masih di kategori tidak sehat,” ujar Apeng, Sabtu (5/9/2026).
Ia menjelaskan, masuknya kualitas udara ke kategori merah atau tidak sehat dipicu oleh pekatnya kabut asap akibat karhutla yang terjadi di berbagai daerah di Kalimantan Barat dalam beberapa hari terakhir.
Apeng berharap hujan segera turun guna membantu menurunkan indeks pencemaran udara di Sekadau.
“Mudah-mudahan dengan segera turun hujan maka indeks pencemaran udara kita segera turun dan membaik seperti dulu,” tuturnya.
Pemerintah daerah mengajak masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan, memperbanyak konsumsi air putih, serta menggunakan masker untuk meminimalisir dampak kabut asap terhadap kesehatan. (BBG)
