Notification

×

Himbauan Waspada Asap

47 Kasus ISPA Terdeteksi di 7 Kecamatan Sekadau Akibat Kabut Asap

Senin, 07 September 2026 | 17.28.00 WIB Last Updated 2026-09-07T10:28:42Z
Foto: Tabel Kasus ISPA di kabupaten Sekadau per 2 September 2026


SEKADAU, transkapuas.com — Kabut asap mulai berdampak ke kesehatan warga. Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PP dan KB) Kabupaten Sekadau mencatat 47 kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di 7 kecamatan hingga 2 September 2026.


Kepala Dinkes PP dan KB Kabupaten Sekadau, Henry Alpius, saat dikonfirmasi lewat media whatsapp, mengatakan data tersebut dihimpun dari sejumlah wilayah kerja puskesmas di Kabupaten Sekadau.


"Data per 2 September 2026 menunjukkan ada 47 kasus ISPA yang tersebar di tujuh kecamatan," ujarnya saat dikonfirmasi via WhatsApp, Senin (7/9/2026).


Berikut rincian kasus ISPA berdasarkan kecamatan dan puskesmas:

Kecamatan Belitang Hulu

- Puskesmas Balai Sepuak: 2 orang

- Puskesmas Sebetung: 2 orang


Kecamatan Belitang

- Puskesmas Nanga Belitang: 2 orang


Kecamatan Nanga Mahap

- Puskesmas Nanga Mahap: 5 orang


Kecamatan Nanga Taman

- Puskesmas Nanga Taman: 1 orang


Kecamatan Sekadau Hulu

- Puskesmas Rawak: 3 orang


Kecamatan Sekadau Hilir

- Puskesmas Selalong: 1 orang

- Puskesmas Tran SP3: 7 orang  

- Puskesmas Simpang Empat Kayu Lapis: 2 orang

- Puskesmas Sekadau: 7 orang


Kecamatan Belitang Hilir

- Puskesmas Sungai Ayak: 15 orang


Dari data itu, Kecamatan Sekadau Hilir menjadi wilayah dengan kasus tertinggi, disusul Belitang Hilir.


Menanggapi kondisi ini, Henry mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan.


"Masyarakat agar menggunakan masker saat bepergian, mengurangi aktivitas di luar rumah jika tidak penting, serta menjaga anak-anak agar tidak bermain di luar," imbaunya.


Ia juga meminta warga menjaga kebersihan lingkungan dan tidak membakar sampah sembarangan.


Bagi warga yang mengalami gejala gangguan pernapasan, terutama sesak napas, Henry meminta segera periksa ke puskesmas terdekat.


"Jika ada gejala sesak napas, segera ke puskesmas untuk memeriksakan diri," pungkasnya. (Vn) 

×
Berita Terbaru Update