Notification

×

Gawai Sintang

Gawai Sekadau

Gawai Sekadau

BPKAD OKI

BPKAD OKI

Bupati Muchendi: KORMI OKI Harus Hadir hingga Desa

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11.31.00 WIB Last Updated 2026-08-12T04:31:40Z
Caption : Bupati OKI H.Muchendi Mahzareki saat memberikan kata sambutan pada acara Muskab Kormi Tahun 2026.


OKI, transkapuas.com – Bupati Ogan Komering Ilir (OKI) H. Muchendi Mahzareki meminta Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) OKI memperluas gerakan olahraga masyarakat hingga ke tingkat desa. Ia menegaskan, olahraga tidak hanya ditujukan untuk mengejar prestasi, tetapi juga harus menjadi bagian dari kebiasaan masyarakat dari berbagai kalangan.


Hal itu disampaikan Muchendi saat membuka Musyawarah Kabupaten (Muskab) KORMI OKI Tahun 2026 di Ruang Rapat Bende Seguguk 1, Kantor Pemerintah Kabupaten OKI, Selasa (11/8/2026).


Muskab tersebut menjadi momentum evaluasi kepengurusan sekaligus pemilihan pengurus KORMI OKI periode 2026–2031.


Muchendi mengatakan, keberadaan KORMI diharapkan mampu mendorong masyarakat dari berbagai kelompok usia untuk aktif berolahraga, tidak hanya anak-anak dan generasi muda, tetapi juga kalangan lanjut usia, ibu-ibu maupun bapak-bapak.


“Kita ingin olahraga itu bisa menyentuh sampai ke level desa bahkan di semua kalangan. Membiasakan masyarakat untuk berolahraga, terutama anak-anak muda. Tetapi kita ingin lansia, ibu-ibu, bapak-bapak juga aktif berolahraga,” kata Muchendi.


Menurutnya, Muskab tidak sekadar memilih kepengurusan baru, tetapi harus menghasilkan organisasi yang benar-benar aktif bekerja. Pengurus terpilih diminta segera menyusun program kerja dan mempersiapkan kontingen OKI menghadapi Festival Olahraga Rekreasi Masyarakat tingkat provinsi (Forprov) KORMI yang dijadwalkan berlangsung November mendatang.


“Kepengurusan KORMI harus yang mau bekerja, yang hobi olahraga, yang mau mengurus. Kalau sekadar nempel nama dalam kepengurusan, tidak usahlah, cari kerjaan lain saja. KORMI tidak ada gaji, jadi harus kreatif mencari sumber pendanaan dan tidak selalu mengharapkan APBD,” ujarnya.


Muchendi juga berharap KORMI OKI mampu mempertahankan reputasinya sebagai salah satu daerah penyumbang medali bagi Sumatera Selatan. Pembinaan olahraga masyarakat, kata dia, harus berjalan beriringan dengan penguatan prestasi.


Sekretaris KORMI Provinsi Sumatera Selatan Eko Agus Sugianto mengatakan OKI memiliki modal organisasi yang cukup besar untuk mengembangkan olahraga masyarakat. Saat ini terdapat sekitar 19 induk organisasi olahraga (inorga) di OKI.


Di tingkat Provinsi Sumatera Selatan, KORMI memiliki 76 inorga, terdiri atas 57 anggota penuh dan 25 anggota sementara. Eko mendorong KORMI OKI mengaktifkan kembali inorga yang ada sekaligus membuka peluang bertambahnya organisasi olahraga masyarakat baru.


“OKI ini salah satu lumbung medali bagi KORMI Provinsi Sumatera Selatan. Pada FORNAS VII di Jawa Barat dan FORNAS VIII di Nusa Tenggara Barat, kontingen OKI konsisten memberikan sumbangsih medali emas untuk Sumsel. Salah satunya KSTI yang terus berprestasi,” kata Eko.


Sementara itu, Ketua Panitia Muskab KORMI OKI Solahudin mengatakan forum tersebut berlangsung sehari dengan agenda utama mengevaluasi program kerja periode sebelumnya, menyusun program kerja berikutnya, serta memilih kepengurusan KORMI OKI periode 2026–2031.


“Kami berharap forum ini berjalan lancar dan demokratis serta menghasilkan keputusan terbaik demi kemajuan olahraga masyarakat di Kabupaten Ogan Komering Ilir,” kata Solahudin.


Muskab KORMI OKI 2026 diharapkan menjadi momentum penguatan olahraga masyarakat dari tingkat kabupaten hingga desa. Dengan kepengurusan baru, KORMI OKI tidak hanya dituntut mempertahankan prestasi, tetapi juga menjadikan olahraga sebagai aktivitas yang dekat dengan keseharian masyarakat.


(Mas Tris)

×
Berita Terbaru Update