Sintang, (Kalbar), transkapuas.com – Camat Sepauk, Mariono, S.STP menyampaikan apresiasinya terhadap komitmen masyarakat Desa Nanga Sepauk dalam mendukung program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM). Hal tersebut disampaikannya saat dikonfirmasi wartawan pada Jumat, 17 April 2026.
Pelaksanaan deklarasi tiga pilar STBM yang digelar di halaman Kantor Desa Nanga Sepauk,dilaksanakan pada Kamis, 16 April 2026.Deklarasi tersebut menegaskan komitmen masyarakat dalam menerapkan tiga pilar utama STBM, yakni Stop Buang Air Besar Sembarangan (ODF), Cuci Tangan Pakai Sabun, serta Pengelolaan Air Minum dan Makanan Rumah Tangga.
Mariono menilai, komitmen masyarakat Desa Nanga Sepauk sangat baik dan patut diapresiasi. Ia menyebut deklarasi ODF yang telah dilaksanakan menjadi bukti nyata keseriusan masyarakat dalam menjalankan pola hidup bersih dan sehat (PHBS).
"Perlu diketahui, khususnya desa yang berada di pinggir Sungai Kapuas, mengubah perilaku dari kebiasaan buang air di sungai ke penggunaan WC di darat bukan hal yang mudah. Namun masyarakat Nanga Sepauk terbukti mampu melakukan perubahan tersebut," ujarnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa keberhasilan ini menjadi indikator kuat bahwa masyarakat telah memiliki komitmen dalam menegakkan prinsip PHBS dan STBM di lingkungan mereka.
Untuk memastikan keberlanjutan program tersebut, pihak Kecamatan Sepauk bersama pemerintah desa, Forkopimcam, serta Kepala Puskesmas Sepauk akan terus melakukan monitoring dan edukasi kepada masyarakat. Salah satu langkah konkret yang didorong adalah memastikan setiap pembangunan rumah baru dilengkapi fasilitas WC yang layak.
"Kami terus mengkampanyekan pentingnya sanitasi. Ke depan, kami juga merekomendasikan agar setiap pembangunan rumah wajib menyediakan WC standar, sehingga kebiasaan hidup bersih benar-benar menjadi budaya," tambahnya.
Dalam hal sinergi, Mariono menyebut seluruh unsur terkait telah bekerja sama secara aktif dalam mendukung pelaksanaan STBM. Koordinasi yang baik dinilai menjadi kunci dalam mengatasi berbagai kendala di llapangan. Ia berharap Desa Nanga Sepauk dapat menjadi contoh bagi desa lain di Kabupaten Sintang. Menurutnya, keberhasilan program STBM harus dilandasi pemahaman bersama tentang pentingnya kesehatan lingkungan.
"Kami berharap desa lain proaktif berkoordinasi dan membangun komunikasi dengan masyarakat. Dengan begitu, derajat kesehatan meningkat dan berdampak pada produktivitas serta kesejahteraan masyarakat," pungkasnya.
Kegiatan ini turut dihadiri Sekda Sintang Kartiyus, jajaran Dinas Kesehatan, Tim Wahana Visi Indonesia, Kepala Desa Nanga Sepauk beserta perangkat desa, serta masyarakat setempat. (RS)
