![]() |
| Caption: Momentum bersejarah bagi GMII: Sidang Sinode VII dibuka di Sintang, menyatukan 356 peserta dari seluruh Indonesia untuk membangun gereja yang adaptif dan inovatif |
Sintang (Kalbar), transkapuas.com - Sidang Sinode VII Gereja Misi Injili Indonesia (GMII) resmi dibuka oleh Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, pada Selasa, 3 Maret 2026, di Hotel My Home Sintang. Acara ini berhasil menarik perhatian 356 delegasi dari berbagai penjuru Indonesia, menciptakan semangat kebersamaan dan kolaborasi di antara peserta.
Krisantus Kurniawan mengungkapkan kebahagiaannya atas kepercayaan yang diberikan kepada Sintang untuk menjadi tuan rumah acara berskala nasional ini.
"Merupakan kehormatan bagi kami. Saya berharap sidang sinode ini dapat melahirkan pemimpin dan program yang berkualitas untuk kemajuan GMII di masa mendatang," ujarnya.
Tema sidang, "Gereja Transformatif Melintasi Dinamika Zaman," menjadi sorotan utama. Krisantus menekankan pentingnya gereja untuk bersikap adaptif, proaktif, dan inovatif dalam menghadapi perkembangan teknologi dan masyarakat.
"Saya berharap, dalam empat hari ke depan, para peserta dapat memilih pemimpin yang bijaksana dan visioner untuk memajukan GMII," tambahnya.
Bupati Sintang, Gregorius Herkulanus Bala, menyatakan dukungannya terhadap upaya gereja dalam beradaptasi dengan tantangan zaman. "Kita mendukung keberagaman agama di Indonesia. Mari kita menjadi terang di tengah kegelapan dan terus berusaha untuk berkembang," ungkapnya.
Dalam laporannya, Ketua Panitia Sidang Sinode VII, Juli Tarigan, menjelaskan bahwa acara ini dihadiri utusan dari 177 jemaat dan delapan cabang jemaat.
"Peserta datang dari seluruh Indonesia, dari Aceh hingga Papua. Kabupaten Sintang, yang memiliki 53 jemaat GMII, menandai peristiwa bersejarah ini. Sidang Sinode VII adalah momen penting bagi kita semua," tandas Juli.
Publish: (RS)
