![]() |
| Caption: Ketahanan pangan desa diperkuat lewat manajemen baik dan pelibatan aktif masyarakat |
Sintang (Kalbar), transkapuas.com - Kepala Desa (Kades) Pelimping, L. Pulamendi, A. Md., PAR, menyampaikan perkembangan terkini terkait Badan Usaha Milik Desa (BumDes) Pelimping pada Kamis, 26 Maret 2026.
Menurutnya, pergantian pengurus yang dijadwalkan pada Mei 2025 lalu diharapkan menjadi titik awal pembenahan manajemen dan pengembangan usaha yang lebih berkelanjutan.
Saat ini, BumDes Pelimping memfokuskan kegiatan utamanya pada pengembangan sektor perkebunan. Model pengelolaan dilakukan melalui sistem bagi hasil bersama mitra pengelola, sekaligus membuka peluang keterlibatan langsung warga dalam proses produksi hingga pemasaran.
"Partisipasi warga dari tahap produksi hingga penjualan memastikan manfaat ekonomi dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat," kata Pulamendi.
Susunan pengurus BumDes Pelimping yang baru adalah:
- Ketua: F. Sandi Febrian
- Bendahara: Paulina Ratna Rini
- Sekretaris: Agapitus
- Pengawas: Pagus
- Penasehat: L. Pulamendi
Menurut Pulamendi yang juga sebagai Kepala Desa Pelimping mengatakan bahwa sumber modal awal kegiatan usaha berasal dari dana ketahanan pangan sebesar 20%. BumDes Pelimping juga telah terdaftar secara resmi sesuai ketentuan yang berlaku. Untuk menjaga transparansi, setiap tahun BumDes menyampaikan laporan keuangan melalui Musyawarah Desa (Musdes) BumDes sehingga seluruh warga dapat mengetahui perkembangan dan penggunaan dana.
"Skema pembagian hasil usaha dirancang untuk menjamin keberlanjutan dan keseimbangan kepentingan. Besaran alokasi yang diterapkan adalah:
- 10% untuk pengurus
- 5% untuk pengawas dan penasehat
- 20% untuk Pendapatan Asli Desa (PAD)
- Sisanya direinvestasikan sebagai modal tanam kembali", terangnya.
Pulamendi menyebutkan bahwa kendala cuaca saat ini menjadi tantangan utama. Musim kemarau menyebabkan banyak tanaman mati sehingga produktivitas menurun. Menanggapi kondisi tersebut, BumDes sedang menyusun langkah mitigasi dan strategi adaptasi, termasuk perbaikan praktik budidaya dan manajemen lahan supaya lebih tahan terhadap kondisi ekstrem.
Untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, BumDes menggandeng tenaga ahli dari luar. Salah satu upaya nyata adalah mendatangkan pekebun semangka dari Banyuwangi, Jawa Timur, yang selain membantu pengelolaan kebun juga berfungsi sebagai pelatihan bagi warga agar menerapkan teknik bercocok tanam yang lebih tepat dan efektif.
Ke depan, BumDes Pelimping merencanakan perluasan usaha ke sektor peternakan dan perikanan sebagai upaya diversifikasi pendapatan sekaligus penguatan ketahanan pangan desa. Penguatan ini juga akan didorong melalui forum-forum seperti Musdes Ketahanan Pangan yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan desa.
"Kami mengajak seluruh warga Desa Pelimping untuk bersama-sama mendukung BumDes. Dengan manajemen yang baik, partisipasi masyarakat, dan kerja sama yang tepat, kita optimis usaha ini dapat meningkatkan kesejahteraan serta ketahanan pangan desa," tutup Kepala Desa L. Pulamendi.
Lokasi kebun BumDes terletak di Jalan Luyuk, sekitar 300 meter dari simpang Desa Pelimping,Kecamatan Kelam Permai. Informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui Bendahara BumDes, Paulina Ratna Rini, di nomor 0823-5214-1328.
Publish: (RS)
