![]() |
| Caption : Satgas Pangan Monitoring Pastikan Harga Sembako Dan Stok Aman Di Pasar Kemuning |
Pontianak, transkapuas.com ,– Satgas Saber Pelanggaran Harga, Keamanan dan Mutu Pangan 2026 Kalbar melaksanakan kegiatan pengecekan harga bahan pangan di Pasar Kemuning, Pontianak, pada Senin (16/2).
Kegiatan ini bertujuan memastikan stabilitas harga dan mutu pangan menjelang perayaan Imlek 2026.
Kegiatan dipimpin oleh Yoan Febriawan selaku Ps. Kasubdit I Ditreskrimsus Polda Kalbar, bersama personel kepolisian dan instansi terkait, yakni Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Kalbar, Dinas Ketahanan Pangan Kalbar, BULOG, Dinas Perkebunan dan Peternakan Kalbar, serta Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kalbar.
Dari hasil monitoring di lapangan, harga sejumlah bahan pokok terpantau masih stabil dan dalam kategori normal. Komoditas yang dipantau meliputi telur, beras, minyak goreng, gula, kedelai, bawang merah, bawang putih, kacang tanah, cabai, daging ayam, dan daging sapi.
Rincian harga di beberapa lapak antara lain:
Telur ayam ras Rp32.000/kg
Beras premium Rp15.400/kg, beras SPHP Rp12.600/kg
Minyak goreng berkisar Rp15.700–Rp18.000
Gula konsumsi Rp17.500/kg
Kedelai Rp11.000/kg
Bawang merah Rp70.000/kg
Bawang putih Rp38.000/kg
Cabai rawit dan cabai besar Rp80.000/kg
Daging ayam ras Rp35.000/kg
Daging sapi segar Rp150.000/kg
Kompol Yoan Febriawan menyampaikan bahwa pengecekan ini merupakan langkah preventif untuk menjaga kestabilan harga dan mencegah praktik penimbunan.
“Kami ingin memastikan masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga wajar. Sejauh ini harga masih stabil dan stok tersedia. Kami bersama instansi terkait akan terus melakukan pengawasan rutin,” ujarnya.
Ia juga mengimbau para pedagang untuk tetap menjual sesuai ketentuan dan tidak memanfaatkan momentum hari besar untuk menaikkan harga secara tidak wajar.
Melalui kegiatan ini, Satgas Pangan Kalbar menegaskan komitmennya menjaga stabilitas pasokan dan harga bahan pokok agar masyarakat dapat menjalani perayaan Imlek dengan tenang dan tercukupi kebutuhannya.
Rizka Arabia Wulandari
