![]() |
| Foto: Bupati Sekadau, Aron, SH bersama Uskup Keuskupan Sanggau meresmikan gereja Katolik Santa Theresia Stasi Sungai Perupuk Paroki Santo Petrus Rasul Monumental Sekadau, Minggu (25/1/2025) |
Sekadau, transkapuas.com – Bupati Sekadau, Aron, didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sekadau, Magdalena Susilawati Aron, meresmikan Gereja Katolik Santa Theresia Stasi Sungai Perupuk Paroki Santo Petrus Rasul Monumental Sekadau, di Desa Nanga Pemubuh, Kecamatan Sekadau Hulu, pada Minggu (25/01/2026).
Prosesi pemberkatan gedung gereja dipimpin langsung oleh Uskup Keuskupan Sanggau, Mgr. Valentinus Saeng, CP.
Dalam laporannya, Ketua Panitia Pembangunan, Ari, menyampaikan bahwa pembangunan gereja berukuran 14x10 meter telah dimulai sejak tahun 2022, dengan total anggaran mencapai Rp426.790.000.
“Dana tersebut bersumber dari swadaya umat sebesar Rp277.992.000, dan bantuan Pemerintah Kabupaten Sekadau sebesar Rp100 juta, serta sumbangan dari para donatur,” jelasnya.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Bupati dan Pemda Sekadau atas bantuan yang sangat luar biasa. Berkat dukungan tersebut, gereja ini dapat selesai meski menghadapi berbagai kendala,” tambah Ari.
Sementara itu, Bupati Sekadau, Aron, dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada umat Stasi Sungai Perupuk atas peresmian gereja yang menjadi kebanggaan warga tersebut. Ia juga mengapresiasi semangat gotong royong umat yang sangat solid dalam mewujudkan rumah ibadah ini.
“Pembangunan fasilitas rumah ibadah merupakan bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Sekadau dalam meningkatkan kualitas keimanan masyarakat. Ini adalah wujud keseriusan pemerintah daerah dalam memperhatikan kebutuhan rohani warga,” tegas Aron.
Bupati juga berpesan agar gereja yang sudah berdiri megah tersebut dirawat dengan baik dan dimanfaatkan secara maksimal.
“Jangan hanya saat peresmian saja terlihat bagus. Tolong dijaga, dirawat, dan yang paling penting adalah diisi dengan berbagai kegiatan kerohanian,” pesannya.
Senada dengan hal tersebut, Uskup Keuskupan Sanggau, Mgr. Valentinus Saeng, CP, menekankan pentingnya fungsi gereja sebagai ruang spiritual bagi umat untuk berkomunikasi dengan Tuhan.
“Jadikan gereja ini tempat Bapak dan Ibu berdialog dengan Tuhan agar perjalanan hidup kita menjadi lebih baik dari hari ke hari, terutama di tengah tantangan zaman yang semakin dinamis,” ungkap Mgr. Valentinus.
Ia juga mengajak umat untuk terus memelihara iman agar selalu mendapatkan tuntunan dalam menjalani kehidupan. Kehadiran gereja di tengah umat melambangkan bukti cinta umat kepada Tuhan. (Tim)
