Notification

×

Transkapuas

Transkapuas

Menghijaukan Kembali Daun Perjuangan, HMI Bende Seguguk OKI Perkuat Konsolidasi Kader

Sabtu, 31 Januari 2026 | 06.14.00 WIB Last Updated 2026-01-30T23:14:07Z

 

Caption ; Suasana silaturahmi kader HMI saat silaturahmi di komisariat HMI Uniski Jum'at (30/1/2026).

OKI, transkapuas.com - Di tengah fragmentasi gerakan mahasiswa dan gejala melemahnya konsistensi kaderisasi, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Bende Seguguk OKI, Cabang Palembang, menegaskan langkah konsolidasi internal sebagai upaya strategis menghidupkan kembali ruh perjuangan organisasi.


Melalui agenda silaturahmi dan ramah tamah yang digelar Jumat (30/1/2026), HMI memaknai kegiatan tersebut bukan sekadar pertemuan seremonial, melainkan pernyataan sikap ideologis untuk meneguhkan kembali nilai-nilai hijau-hitam di tengah dinamika sosial dan kemahasiswaan yang kian kompleks dan pragmatis.


Agenda konsolidasi dikemas secara sederhana melalui ramah tamah bertajuk bakar-bakaran yang dihadiri pengurus dan kader komisariat. Namun di balik format informal tersebut, forum ini menjadi ruang refleksi kritis untuk membaca stagnasi gerakan serta menyatukan kembali arah perjuangan kader yang dinilai mulai terdisrupsi oleh disorientasi nilai dan lemahnya militansi.


Ketua HMI Komisariat Bende Seguguk OKI, Tegar, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan ikhtiar sadar organisasi dalam merespons tantangan zaman yang tidak hanya datang dari luar, tetapi juga dari internal gerakan mahasiswa itu sendiri.


“Tantangan terbesar HMI hari ini bukan semata tekanan eksternal, melainkan bagaimana menjaga agar ruh perjuangan tidak mengering. Konsolidasi ini adalah ikhtiar kolektif untuk menghijaukan kembali daun perjuangan, memperkuat akar ideologi, dan memastikan HMI tetap tegak di jalur Islam dan Indonesia,” ujar Tegar.


Ia menambahkan, tanpa konsolidasi ideologis yang kuat, organisasi berisiko kehilangan arah di tengah derasnya arus pragmatisme dan degradasi idealisme di ruang kemahasiswaan.Karena itu, penguatan silaturahmi dan kaderisasi dipandang sebagai prasyarat sebelum melangkah pada agenda gerakan yang lebih luas dan berdampak.


Selain ramah tamah, pertemuan tersebut juga diisi diskusi santai namun kritis mengenai arah gerak organisasi ke depan. Sejumlah kader menyoroti pentingnya menghidupkan kembali tradisi intelektual, memperkuat militansi kader, serta menegaskan posisi HMI sebagai kekuatan moral dan intelektual mahasiswa, khususnya di tingkat lokal.


Forum konsolidasi tersebut menghasilkan komitmen bersama untuk mengakhiri fase pasif organisasi dan kembali mengaktifkan seluruh potensi kader. HMI Komisariat Bende Seguguk OKI menyatakan kesiapan memacu agenda perkaderan, advokasi, dan pengabdian masyarakat sebagai wujud tanggung jawab keumatan dan kebangsaan.


Sebagai organisasi mahasiswa Islam yang berdiri sejak 5 Februari 1947, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) secara konsisten meneguhkan komitmennya dalam membina insan akademis, pencipta, dan pengabdi yang bernafaskan Islam serta bertanggung jawab atas terwujudnya masyarakat adil dan makmur yang diridhai Allah SWT.


Di tingkat lokal, HMI Komisariat Bende Seguguk OKI memosisikan diri sebagai pilar kaderisasi dan transformasi kepemimpinan mahasiswa. Dengan menjunjung independensi etis dan organisatoris, HMI menegaskan perannya sebagai mitra kritis pembangunan sekaligus lokomotif perubahan di tengah dinamika sosial dan kebangsaan yang terus bergerak.


(Mas Tris)

×
Berita Terbaru Update