![]() |
| Foto: Rita Fransiska, SE,. M. Si Camat Kelam Permai |
Sintang (Kalbar), transkapuas.com - Camat Kelam Permai, Rita Fransiska, SE., M.Si., mengajak perusahaan-perusahaan yang beroperasi di wilayahnya untuk menjajaki kerja sama melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) demi mempercepat pemenuhan kebutuhan masyarakat. Menurut Camat Rita, hingga saat ini belum ada kontribusi CSR signifikan yang tercatat dari perusahaan di kecamatan tersebut, namun ia optimis kolaborasi dapat terjalin di masa mendatang.
"Memang sampai sekarang bantuan CSR dari perusahaan belum ada yang masuk ke wilayah Kelam Permai, tetapi ke depan kami yakin bisa menjalin sinergi dengan pihak perusahaan untuk melaksanakan program-program yang berpihak pada masyarakat," ujar Camat Rita.
Selain soal CSR saat di konfirmasi pada Rabu,18 Maret 2026, Camat Rita juga menyampaikan beberapa catatan prioritas pembangunan infrastruktur yang perlu mendapat perhatian. Ia mengakui belum melakukan verifikasi langsung di lapangan, tetapi melihat informasi dari berbagai media sosial dan pemberitaan bahwa masih ada sejumlah ruas jalan dan jembatan yang belum tuntas pengerjaannya.
"Kalau infrastruktur jalan dan jembatan, itu masih banyak perlu perhatian di wilayah Kecamatan Kelam Permai. Saya memang belum ngecek faktanya secara langsung ke lapangan, namun dari pantauan media dan laporan-laporan, masih banyak yang perlu dituntaskan," jelasnya.
Camat Rita turut menyoroti persoalan akses listrik di tingkat dusun. Ia menyebut terdapat empat dusun di Desa Mandiri Jaya yang hingga kini belum menikmati aliran listrik, sehingga kebutuhan akan elektrifikasi menjadi salah satu perhatian penting pemerintah kecamatan.
"Kami juga meminta respon dan dukungan dari pemerintah kabupaten terkait listrik yang belum menyentuh sebagian dusun. Hal ini menjadi perhatian kami karena kebutuhan dasar masyarakat harus dipenuhi," kata Camat Rita.
Dalam forum Musrenbang belum lama ini, pihak kecamatan telah mengajukan sejumlah usulan prioritas untuk mendapat perhatian dan pendanaan lebih lanjut. Prioritas utama meliputi pembangunan jembatan di beberapa lokasi, yaitu Desa Sungai Labi, Desa Landau Kodam, dan Desa Bengkuang usulan yang dinyatakan sudah mendapat respons positif dari pihak terkait.
"Prioritas utama pada Musrenbang kemarin adalah jembatan di Desa Sungai Labi, Desa Landau Kodam, dan Desa Bengkuang, ini sudah mendapatkan respons positif," ujarnya.
Sementara itu, usulan untuk perbaikan jalan difokuskan pada ruas jalan produksi yang sangat penting bagi aktivitas pertanian dan perkebunan. Jalan-jalan yang masuk prioritas antara lain di Desa Baning Panjang,Desa Sepan Lebang, dan Desa Sungai Labi yang telah diakomodir oleh dinas terkait.
"Kemudian yang kita masukan adalah jalan usaha tani di dusun Baning Baru Desa Baning Panjang, jalan usaha produksi di Dusun Sepan Memikat Desa Sepan Lebang,dan jalan usaha produksi di Dusun Hulu Mera dan Dusun Belepung Baru Desa Sungai Labi. Itu sudah diakomodir oleh dinas terkait sehingga kami berharap proses pelaksanaannya dapat segera berjalan," tambah Camat Rita.
Pemerintah kecamatan menyatakan komitmennya untuk terus berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten, dinas-dinas terkait, serta pihak swasta dan masyarakat setempat agar program-program pembangunan dapat terlaksana tepat sasaran. Camat Rita mengajak seluruh pihak untuk bekerja bersama mempercepat perbaikan infrastruktur dan pemenuhan layanan dasar bagi warga Kelam Permai.
"Kami berharap dukungan semua pihak pemerintah kabupaten, dinas terkait, perusahaan, dan masyarakat agar langkah-langkah perbaikan ini dapat segera terwujud demi kesejahteraan masyarakat Kelam Permai," tutup Camat Rita.
Dengan semangat gotong-royong dan sinergi antar pemangku kepentingan, Camat Kelam Permai optimis berbagai persoalan infrastruktur dan layanan dasar dapat ditangani sehingga mendukung pertumbuhan ekonomi lokal dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Publish: (RS)
