Notification

×

Transkapuas

Transkapuas

Abdiyanto Mundur, PDI Perjuangan OKI Tegaskan: Partai Tak Bergantung Figur

Selasa, 27 Januari 2026 | 13.39.00 WIB Last Updated 2026-01-27T06:39:10Z
Caption : Ketua DPC PDIP kab.OKI Febriansyah Wardana .


OKI, transkapuas.com — Mundurnya Abdiyanto Fikri dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) pada Senin, 24 Januari 2026, ditegaskan tidak mengusik sedikit pun stabilitas dan dominasi politik partai di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI).


PDI Perjuangan OKI menyatakan, hengkangnya Abdiyanto—meski dikenal sebagai kader senior dan pemilik Kartu Tanda Anggota (KTA) terlama—tidak berdampak terhadap kerja organisasi maupun kekuatan mesin partai. Kepemimpinan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) sepenuhnya berada di tangan Febriansyah Wardana, yang kini memegang kendali penuh konsolidasi hingga tingkat akar rumput.


Ketua DPC PDI Perjuangan OKI, Febriansyah Wardana, secara terbuka menegaskan bahwa keputusan Abdiyanto adalah urusan pribadi dan tidak memiliki nilai tawar politik di internal partai.


“Pergantian orang adalah hal biasa. PDI Perjuangan tidak ditopang oleh satu figur. Partai tetap berjalan, siapa pun yang datang atau pergi,” tegas Febriansyah.


Pernyataan tersebut menjadi penegasan garis keras internal partai bahwa loyalitas dan kerja nyata untuk rakyat adalah syarat mutlak, bukan sekadar status senioritas atau lamanya keanggotaan.


Febriansyah juga mengutip arahan tegas Ketua Umum PDI Perjuangan Hj. Megawati Soekarnoputri dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I, yang menekankan agar kader tidak perlu ambil pusing terhadap pihak yang memilih meninggalkan partai.


“Kami tidak membutuhkan kader yang banyak jika hanya hidup di partai tanpa bekerja untuk rakyat. Lebih baik sedikit, tetapi solid dan siap digerakkan,” ujarnya.


Secara politik, pernyataan ini dibaca sebagai sinyal kuat bahwa PDI Perjuangan tengah melakukan pengetatan barisan dan pembersihan internal dari kader yang dianggap tidak lagi sejalan dengan garis perjuangan partai.


Di bawah kepemimpinan Febriansyah Wardana, DPC PDI Perjuangan OKI memastikan seluruh agenda strategis tetap berjalan. Konsolidasi struktural justru diperkuat melalui persiapan Musyawarah Anak Cabang (Musancab), Musyawarah Ranting (Musran), dan Musyawarah Anak Ranting (Musanran).


Langkah tersebut sekaligus menutup ruang spekulasi bahwa mundurnya Abdiyanto dapat melemahkan partai. Sebaliknya, PDI Perjuangan OKI menegaskan fokus penuh pada penguatan struktur dan kerja politik kerakyatan.


“Partai ini besar karena sistem dan kader, bukan karena satu nama. Siapa pun yang memilih pergi, PDI Perjuangan tetap berdiri dan terus bergerak,” pungkasnya.


( Mas Tris)

×
Berita Terbaru Update