Sekadau, transkapuas.com - Pemerintah Kabupaten Sekadau melalui Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana melaksanakan kegiatan Pemeriksaan Leher Rahim (Serviks) dengan tes HPV DNA gratis di seluruh pusat layanan kesehatan (Puskesmas). Pada Jumat 28/11/2025 mulai.
Kepala Dinas Kesehatan PP dan KB Sekadau, Henry Alpius memaparkan pemeriksaan gratis ini sebagai upaya deteksi dini yang dilakukan menyikapi adanya fenomena peningkatan penyakit kanker serviks di Indonesia.
"Kita melihat fenomena sekarang adanya peningkatan kanker serviks yang terjadi, terutama kepada ibu-ibu di usia produktif, maka dengan ini pemerintah melakukan upaya deteksi dini. Kalau kita melakukan deteksi awal, terapi dan pengobatannya juga bisa berhasil dengan baik," kata Henry Alpius.
Terkhusus di Kabupaten Sekadau, Henry menuturkan memang belum ada peningkatan kasus secara signifikan. Namun upaya pencegahan tetap dilakukan, terlebih trend kanker ini adalah kelompok ibu-ibu terutama yang tidak higienis.
"Harapan kita seluruh ibu-ibu bisa melakukan pemeriksaan dini di seluruh puskesmas, semua layanan kesehatan di Sekadau bisa. Nanti sampelnya kita kirim ke laboratorium," Ucapnya
Kanker serviks adalah pertumbuhan sel abnormal yang tidak terkendali di leher rahim (serviks), yaitu bagian bawah rahim yang menghubungkan dengan vagina. Kondisi ini sering kali disebabkan oleh infeksi virus Human Papillomavirus (HPV) yang persisten, yang dapat ditularkan melalui hubungan seksual. Kanker serviks dapat dicegah dan dideteksi sejak dini melalui vaksinasi HPV dan skrining rutin seperti pap smear, meskipun pada stadium awal sering kali tidak menimbulkan gejala.
Adapun syarat pemeriksaan adalah wanita berusia 30-50 tahun, sudah menikah/pernah melakukan hubungan seksual. Tidak melakukan hubungan seksual dalam 24 jam terakhir, tidak sedang menstruasi dan tidak sedang hamil serta membawa KTP atau BPJS. (BBG)
