Notification

×

BPKAD OKI

BPKAD OKI

HUT RI 4

HUT RI 4

HUT RI 3

HUT RI 3

HUT RI 2

HUT RI 2

HUT RI 1

HUT RI 1

Transkapuas

Transkapuas

14 Kades Absen, Ada Apa di Balik Pengukuhan IKBML Pedamaran?

Sabtu, 30 Agustus 2025 | 19.04.00 WIB Last Updated 2025-08-30T12:04:07Z
Caption :Serah terima bendera organisasi IKBML Pedamaran OKI sebagai simbol estafet kepemimpinan dalam acara pelantikan dan pengukuhan pengurus baru, disaksikan oleh Camat Pedamaran para anggota dan tokoh masyarakat.Sabtu 30/08/2025.


OKI, transkapuas.com - Absennya 14 kepala desa (kades) dalam pengukuhan pengurus Ikatan Keluarga Besar Macan Lindungan (IKBML) Kecamatan Pedamaran, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), memicu tanda tanya besar. Undangan resmi telah disebarkan panitia, namun tak satu pun kades hadir di Balai Desa Pedamaran III, Sabtu (30/8/2025).


Ketua IKBML OKI Wandriansya melalui juru bicaranya, Doni Pratama, menyayangkan sikap para kades yang kompak absen. Ia menegaskan, panitia sudah memastikan undangan sampai ke tiap desa.



"Semua kades sudah kami undang secara resmi, tapi faktanya mereka tidak datang. Pertanyaannya, ada apa sebenarnya dengan Pedamaran?” ujar Doni yang akrab disapa Pak Ja’far kepada transkapuas.com usai acara.


Informasi yang dihimpun di lapangan menyebutkan, ketidakhadiran para kades bisa dipicu faktor politik atau perbedaan pandangan. Namun hingga kini belum ada klarifikasi resmi dari forum kepala desa maupun pihak kecamatan.


Menariknya, Camat Pedamaran Yusnurzal justru hadir dan menegaskan dukungan penuh terhadap IKBML. Ia menilai, organisasi kedaerahan seperti IKBML berperan penting sebagai wadah silaturahmi sekaligus mitra pemerintah.



"Saya mendukung penuh IKBML. Semoga dengan kepengurusan baru, organisasi ini semakin solid dan bisa bersinergi dengan pemerintah dalam pembangunan,” ujarnya.


Absennya 14 kades pada momentum penting tersebut kini menjadi bahan perbincangan hangat masyarakat. Apakah hal itu sekadar kebetulan, miskomunikasi, atau ada motif politik tertentu, publik masih menunggu jawaban.


Di sisi lain, muncul spekulasi bahwa mayoritas anggota IKBML yang terdiri dari LSM dan wartawan bisa menjadi faktor sensitif. Kehadiran organisasi ini ditengarai bakal menjadi “batu sandungan” dalam mengawal penggunaan dana desa.


( Mas Tris)

×
Berita Terbaru Update