Notification

×

Imlek

Imlek

HPN

HPN

Bupati Sekadau Tutup Acara Maulid Tradisional 1445H Desa Peniti

Kamis, 11 Januari 2024 | 17.32.00 WIB Last Updated 2024-01-11T10:32:53Z


Sekadau, transkapuas.com - Penutupan Maulid Tradisional 1445 H/2023 M, Kegiatan dilaksanakan di masjid Al-Muttaqin Desa Peniti Kecamatan Sekadau Hilir pada hari Kamis, 11 Januari 2024.


Kegiatan yang langsung dinaungi oleh Ketua I MTMAT kabupaten Sekadau, H. Zarkasi Effendi diisi dengan sunat massal sebanyak 30 orang, prosesi gunting rambut (akikah), budaya mandi beladau untuk anak balita. Dihadiri Ketua PBHI, Ketua MABM, anggota DPRD Kabupaten Sekadau Fraksi Gerindra, Abang Ramli dan undangan lainnya.


Dikatakan Ketua PBHI, H. Salim bahwa Maulid Tradisional adalah suatu peringatan Hari Besar Islam 1445 Hijriah, lahirnya Nabi Muhammad SAW. Yang mana berlangsung 106 hari (28 September 2023 - 11 Januari 2024). Pada tanggal 15 September 2024, kita mengadakan pembukaan kembali maulid tradisional.


"Kami tokoh Islam yang mengayomi pembukaan acara maulid tradisional, secara terpadu, tidak lagi zona 1 dan 2, harapannya Pemkab menyiapkan fisik Masjid Agung Sekadau," pintanya.


Pada kesempatan yang sama bupati Sekadau, Aron sekaligus menutup maulid tradisional Kabupaten Sekadau tahun 2023. Beliau mengajak umat tak henti-hentinya bersyukur kepada Tuhan YME karena bisa berkumpul dalam rangka penutupan maulid tradisional peringatan Hari Raya Idul Fitri 1445 H/2023 M.


"Atas nama Pemerintah Daerah, kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pengurus Majelis Ta'lim Albarjanzi Maulid Tradisional (MTAMT), karena telah melaksanakan maulid tradisional selama 106 hari dengan lancar," ungkapnya.


Maulid tradisional dari masjid ke masjid bisa berjalan dengan lancar. Nah, Pemkab sangat mendukung kegiatan MTAMT, selaku orang nomor 1 di Kabupaten Sekadau, Aron juga bangga bahwasanya jemaat yang hadir lumayan banyak.


Menurut bupati, budaya harus kita lestarikan, jangan sampai hal-hal seperti ini tidak kita lestarikan, karena merupakan sebuah tradisi yang hampir tidak ada, artinya hanya ini saja. Salah satu bukti pemkab berikan dukungan adalah sudah memberikan mobil dan sapi.


"Saya tahu, saya yakin bapak dan ibu mengorbankan waktu untuk kegiatan ini. Tentu berkat dukungannya bahwa hari ini sangat ramai yang hadir," ungkapnya.


"Kami dari pemkab Sekadau diwaktu sangat terbatas, kami telah melakukan beberapa hal secara khusus untuk masyarakat di kabupaten Sekadau ini, terkait masjid agung tahun ini berharap kita resmikan, rumah melayu semuanya sudah selesai karena diawasi betul oleh dinas PUPR, dan akan kita resmikan di tahun ini juga," tambahnya.


Bupati Aron berharap semua Masjid di kampung nantinya bagus, sehingga kita tidak malu mengundang orang lain di maulid tradisional ini.


Bertepatan tahun ini juga memasuki masa kampanye, Aron mengajak, "Mari mendukung pesta demokrasi yang diselenggarakan oleh pemerintah yang digelar 5 tahun sekali, jangan saling membongkar baliho," pesannya (sy)

×
Berita Terbaru Update