Notification

×

Management PT. SPM Bantah Tudingan Tidak Lakukan Sosialisasi Terhadap Masyarakat Nanga Biang

Jumat, 08 September 2023 | 17.02.00 WIB Last Updated 2023-09-08T10:02:41Z

 

Foto: Dokunen PT.SPM, bersosialisasi dengan masyarat Desa,Nanga Biang.

SANGGAU, TRANSKAPUAS.COM -Manajemen PT.Satria Pratama  Mandiri (SPM), melalui pengawas lapangan Adhi, membantah keterangan yang beredar luas, terkait PT.SPM, yang disebut-sebut tidak pernah melakukan sosialisasi dengan masyarakat setempat.


Hal itu, disampaikan Adhi, ketika dikonfirmasi Sekjen FW-LSM Kalbar Indonesia, Wandaly Suwandi di Sanggau, pada Kamis (7/9/2023).


"Pada tanggal (18/8/2023),kami melakukan sosialisasi di kantor Cama Kapuas, yang di hadiri Forkopim Kapuas, Perangkat desa Nanga Biang, Tokoh pemuda, dan perwakilan masyarakat Desa Nanga Biang, terkait legalitas perusahaan kami dan kewajiban CSR perusahaan,yang nantinya akan di salurkan ke warga sekitar, dan rencana kerja PT.SPM, " ungkap Adhi.


Lebih lanjut, Adhi menjelaskan bahwa pihak perusahaan akan  meneruskan tahapan sosialisasi ke Desa Nanga Biang.,  dan kegiatan sosialisasi ini pun di hadiri  perwakilan tiga dusun.


"Ya, kami telah melakukan sosialisasi  kedua  di Desa Nanga Biang, sosialisasi ini  di hadiri oleh  Kepala Desa Biang, beserta perangkat desanya, tokoh adat setempat, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda, kami juga menerangkan hal yang sama, seperti apa yang kami sampaikan di kantor camat kapuas," terang Adhi.


Menanggapi hal tersebut, Sekjen Forum Warawan dan Lembaga Swadaya Masyarakat Kalbar Indonesia, Wandaly Suwandi, mengatakan aksi orasi yang di gelar di depan Kantor Bupati Sanggau, pada selasa (5/9/2023), oleh sekelompok orang yang mengatas namakan warga Desa Nanga Biang Kec,Kapuas, di duga ada keterangan bohong yang di sampaikan korlap aksi orasi tersebut.


"Saya  menduga aksi masa itu, di tunggangi oleh kepentingan  pribadi orang tertentu." Tegas Wandaly.


Wandaly, mengatakan salah satu keganjilan yang dianggapnya suatu kebohongan, yang disampaikan koordinator lapangan dalam aksi orasi itu dengan menyatakan pihak PT. Satria Pratama Mandiri (SPM) tidak pernah melakukan sosialisasi ke warga sekitar lokasi penambangan emas yang masuk dalam izin operasi PT. SPM tersehut.


“Saya sendiri selalu memonitor setiap kali PT. SPM melaksanakan sosialisasi, dan saya melihat PT. SPM sudah benar melakukan sosialisasi kepada warga sekitar wilayah penambangan,” ujar Wandaly.


Wawan menyatakan pernah melihat yang bersangkutan ikut di acara sosialisasi yang dilakukan PT. SPM bersama warga setempat, pada (31/8/2823).


“Kenapa dia malah memberikan keterangan palsu di orasi, dengan mengatakan PT. SPM tidak pernah sosialisasi terkait rencana operasi tambang,”  ujar Wandaly heran.


Wandaly menegaskan keterangan palsu yang disampaikan oleh Koorlap aksi orasi sudah memprovokasi orang ramai, maka pihaknya  secepat nya akan melaporkan  hal tersebut ke Polisi Kalimantan Barat (Polda Kalbar)." Akan dilaporkan secepat nya" tegas Wandaly.

(Tino).

×
Berita Terbaru Update