
Caption : Kepala desa Pedamaran Satu M Tirta Rahmawan SH MH.
OKI, transkapuas.com – Lembaga Adat Marga Danau (LAMD) bersama Pemuda Adat menggelar pertemuan di Cafe Sudut Bumi, Desa Menang Raya, Kecamatan Pedamaran, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, guna mematangkan persiapan pelaksanaan pesta rakyat dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Pertemuan tersebut menjadi momentum memperkuat sinergi antara Lembaga Adat Marga Danau, Pemuda Adat, Pemerintah Kecamatan, dan Pemerintah Desa dalam menyukseskan rangkaian peringatan HUT RI yang akan melibatkan masyarakat secara luas.
Dalam forum itu disepakati bahwa Lembaga Adat Marga Danau akan berkolaborasi dengan Pemerintah Kecamatan dan siap menjadi bagian dari panitia tingkat kecamatan pada pelaksanaan pesta rakyat HUT ke-81 RI. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menghadirkan kegiatan yang meriah, tertib, sekaligus menjadi wadah mempererat persatuan, kebersamaan, serta semangat gotong royong masyarakat.
Selain membahas persiapan pesta rakyat, pertemuan juga membicarakan penguatan Gerakan Seribu Danau (GSD) sebagai program sosial kemasyarakatan yang bertujuan membantu warga yang kurang beruntung. Melalui keterlibatan Pemuda Adat, program tersebut diharapkan semakin aktif dan mampu menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan.
Ketua Lembaga Adat Marga Danau, Listiadi Martin, S.Sos., M.M., yang akrab disapa Demang, mengatakan keterlibatan unsur adat dalam peringatan HUT Kemerdekaan merupakan bentuk komitmen menjaga nilai-nilai budaya sekaligus memperkuat semangat nasionalisme di tengah masyarakat.
"Melalui kolaborasi dengan pemerintah kecamatan dan Pemuda Adat, kami berharap pesta rakyat tahun ini dapat berlangsung lebih meriah, tertib, dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Begitu pula dengan Gerakan Seribu Danau, kami berharap dapat semakin menggerakkan kepedulian sosial melalui partisipasi aktif para pemuda di tengah masyarakat," ujar Demang.
Kepala Desa Pedamaran I, M. Tirta Rahmawan, S.H., M.H., mengapresiasi inisiatif Lembaga Adat Marga Danau yang menggandeng Pemuda Adat dalam menyukseskan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, lembaga adat, dan generasi muda merupakan modal penting dalam menjaga persatuan serta membangun kepedulian sosial.
"Kami menyambut baik sinergi yang dibangun Lembaga Adat Marga Danau bersama Pemuda Adat. Semangat gotong royong seperti ini harus terus dipelihara sebagai bagian dari jati diri bangsa. Kami berharap pesta rakyat HUT ke-81 RI dapat menjadi ajang mempererat persaudaraan, memperkuat persatuan masyarakat, sekaligus melestarikan nilai-nilai adat dan budaya di Kecamatan Pedamaran," kata Tirta Rahmawan, Sabtu (18/7/2026).
Ia juga menyatakan dukungannya terhadap Gerakan Seribu Danau yang dinilai mampu menjadi wadah kepedulian sosial bagi masyarakat. Menurutnya, keterlibatan generasi muda dalam kegiatan sosial dan pelestarian adat merupakan investasi penting untuk menciptakan masyarakat yang solid, peduli, dan memiliki rasa tanggung jawab terhadap lingkungan sekitarnya.
Sementara itu, Pemuda Adat menyatakan siap berperan aktif mendukung seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari tahap persiapan hingga pelaksanaan pesta rakyat. Mereka juga berkomitmen mendukung Gerakan Seribu Danau sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan. Keterlibatan generasi muda dinilai penting agar nilai-nilai adat, budaya, gotong royong, dan solidaritas sosial tetap terjaga serta diwariskan kepada generasi berikutnya.
Pertemuan tersebut turut dihadiri jajaran pengurus Lembaga Adat Marga Danau, di antaranya Sekretaris Umum Ibrahim, S.Sos., M.Si., Sekretaris I Ansori, S.Sos., Ketua Dewan Adat H. Suhyar, S.H., serta Bendahara I Dodik Ramdani.
Melalui koordinasi yang telah dibangun, seluruh pihak berharap pelaksanaan pesta rakyat HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di tingkat Kecamatan Pedamaran dapat berlangsung sukses, aman, dan tertib. Selain menjadi ajang hiburan bagi masyarakat, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat semangat persatuan, melestarikan nilai-nilai adat dan budaya, serta mengembangkan Gerakan Seribu Danau sebagai gerakan sosial yang berkelanjutan dengan dukungan seluruh elemen masyarakat.
(Mas Tris)