Notification

×

A

A

BPKAD OKI

BPKAD OKI

Dja'far Shodiq Kembali Pimpin PKB OKI Periode 2026–2031

Jumat, 19 Juni 2026 | 11.31.00 WIB Last Updated 2026-06-19T04:31:57Z
Caption : Ketua DPC PKB OKI periode 2026 - 2031 HM Dja'far Sodiq.


OKI, transkapuas.com  – Dinamika politik internal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) pasca Musyawarah Cabang (Muscab) 2026 akhirnya menemui titik terang. Melalui Rapat Formatur Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKB Sumatera Selatan yang digelar di Palembang, Kamis (18/6/2026), H.M. Dja'far Shodiq kembali dipercaya memimpin Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB OKI untuk masa bakti 2026–2031.


Keputusan tersebut sekaligus mengakhiri berbagai spekulasi yang berkembang setelah sebelumnya Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKB mengumumkan susunan hasil Muscab dengan menetapkan Farid Hadi Sasongko sebagai Ketua DPC PKB OKI.


Dalam rapat yang dihadiri utusan DPP PKB Ahmad Iman Syukri tersebut, forum formatur memutuskan mempertahankan H.M. Dja'far Shodiq sebagai nahkoda PKB OKI lima tahun ke depan. Langkah ini dinilai sebagai bagian dari strategi partai untuk menjaga soliditas organisasi sekaligus memastikan kesinambungan program dan konsolidasi kader di tingkat daerah.


Sejumlah kader menilai keputusan tersebut mencerminkan kedewasaan politik di tubuh PKB. Di tengah dinamika politik yang semakin kompetitif, stabilitas organisasi dianggap menjadi faktor penting dalam memperkuat posisi partai menghadapi agenda politik mendatang.


Keberhasilan H.M. Dja'far Shodiq membangun komunikasi internal, menjaga kekompakan kader, serta memperluas jaringan politik dan sosial selama masa kepemimpinannya menjadi salah satu pertimbangan utama dalam keputusan tersebut. Di sisi lain, Farid Hadi Sasongko tetap dipandang sebagai figur strategis yang memiliki peran penting dalam penguatan kaderisasi dan regenerasi kepemimpinan partai.


Yadi Hendri Supriyadi, SH, salah satu kader PKB OKI, mengatakan keputusan tersebut merupakan langkah tepat untuk menjaga kekuatan partai ke depan.


"Yang paling penting adalah bagaimana seluruh kader tetap bersatu dan bekerja bersama untuk membesarkan partai. Kepemimpinan yang solid akan menjadi modal utama PKB dalam menghadapi tantangan politik ke depan," ujarnya.


Menurut Yadi, keberhasilan sebuah partai politik tidak hanya ditentukan oleh figur yang memimpin, tetapi juga oleh kemampuan seluruh elemen partai menjaga kekompakan serta menjalankan program organisasi secara berkelanjutan.


Kembalinya H.M. Dja'far Shodiq memimpin DPC PKB OKI dinilai sebagai perpaduan antara pengalaman dan regenerasi. Di satu sisi, partai tetap mempertahankan figur yang telah berpengalaman, sementara di sisi lain ruang bagi kader-kader muda untuk tampil dan mengambil peran strategis tetap terbuka.


Dengan kepengurusan baru tersebut, PKB OKI diharapkan mampu semakin memperkuat basis dukungan masyarakat, meningkatkan kualitas kaderisasi, serta memperluas kontribusi politik dalam pembangunan daerah. Dinamika yang terjadi juga menunjukkan bahwa politik tidak selalu tentang persaingan dan perebutan posisi, tetapi juga tentang membangun kesepahaman demi menjaga persatuan dan kepentingan organisasi secara bersama.


( Mas Tris).

×
Berita Terbaru Update