Notification

×

BPKAD OKI

BPKAD OKI

Sekda Sintang Pimpin Upacara Hardiknas 2026, Tekankan Peran Pendidikan

Senin, 04 Mei 2026 | 18.33.00 WIB Last Updated 2026-05-04T11:33:47Z
Caption: Hardiknas 2026 di Sintang jadi momentum memperkuat peran pendidikan dalam membangun generasi unggul dan berdaya saing


Sintang,(Kalbar), transkapuas.com - Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang, Kartiyus, bertindak sebagai pembina upacara dalam peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026 yang digelar di halaman Kantor Bupati Sintang, Senin, 4 Mei 2026. Upacara berlangsung khidmat dan diikuti berbagai unsur, mulai dari Forkopimda, anggota DPRD Sintang H. Senen Maryono, pejabat eselon II, III, dan IV, pejabat fungsional, hingga staf di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sintang. Hadir pula perwakilan instansi vertikal, para guru, mahasiswa, serta pelajar dari tingkat SD, SMP, hingga SMA.


Dalam kesempatan tersebut, Kartiyus membacakan pidato Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia. Ia menegaskan bahwa pendidikan pada hakikatnya merupakan proses yang dilaksanakan dengan ketulusan, kasih sayang, dan tujuan memanusiakan manusia. Pendidikan, lanjutnya, adalah upaya menemukan serta mengembangkan potensi dasar manusia sebagai makhluk Tuhan yang mulia. “Inti dari proses pendidikan adalah memuliakan manusia," ujarnya.


Ia juga mengingatkan kembali pemikiran Bapak Pendidikan Nasional, Ki Hajar Dewantara, yang menekankan sistem among dengan prinsip asah, asih, dan asuh. Menurut Kartiyus, selaras dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, pendidikan menjadi fondasi penting dalam membangun sumber daya manusia Indonesia yang unggul, kuat, dan berdaya saing menuju bangsa yang maju, makmur, dan bermartabat.

Lebih lanjut, Kartiyus menyampaikan bahwa Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah kini memprioritaskan pendekatan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) untuk meningkatkan mutu pendidikan. Pendekatan ini diharapkan mampu memperkuat proses belajar dari dalam kelas sebagai inti perubahan pendidikan nasional.


Pemerintah juga terus berupaya meningkatkan kompetensi dan kesejahteraan guru. Pada tahun 2025, sebanyak 12.500 guru menerima beasiswa, dan jumlah tersebut meningkat menjadi 150.000 guru pada tahun 2026. Selain itu, guru mendapatkan berbagai pelatihan, mulai dari Pembelajaran Mendalam, bimbingan konseling, koding dan kecerdasan artifisial, kepemimpinan sekolah, hingga bahasa Inggris. Kesejahteraan guru pun ditingkatkan melalui kenaikan tunjangan sertifikasi yang kini disalurkan langsung setiap bulan, serta pemberian insentif bagi guru honorer.


"Dalam 18 bulan terakhir, kementerian telah meletakkan fondasi pendidikan bermutu untuk semua melalui integrasi empat pusat pendidikan, yaitu sekolah, keluarga, masyarakat, dan media," tambahnya. Ia juga menekankan pentingnya dukungan dari masyarakat, dunia usaha, serta berbagai lembaga dalam memajukan pendidikan di Indonesia.


Usai upacara, Kartiyus didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sintang, Herkolanus Roni, menyerahkan piagam penghargaan kepada para guru berprestasi periode 2025–2026 sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam dunia pendidikan.


Publish: (RS)

×
Berita Terbaru Update