Notification

×

Imlek

Imlek

1

1

Imlek

Imlek

Hpn

Hpn

Hpn oki

Hpn oki

Stok Sembako Aman, Pedagang di OKI Keluhkan Sepinya Pembeli: THR Belum Cair

Kamis, 12 Maret 2026 | 11.33.00 WIB Last Updated 2026-03-12T04:33:31Z
Caption : Pejabat pemkab OKI sidak untuk memastikan stok sembako aman untuk lebaran idul Fitri


OKI, transkapuas.com — Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah agen sembako di Pasar Kayuagung, Kamis (12/3/2026). Sidak tersebut dilakukan untuk memastikan ketersediaan bahan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah tetap aman.


Seperti dikutip dari laman Kominfo OKI, kegiatan itu dipimpin oleh Bupati OKI yang diwakili Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda OKI, Man Winardi, bersama sejumlah instansi terkait.


Dalam sidak tersebut, tim memantau langsung stok dan harga sejumlah komoditas kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, tepung, telur, dan kebutuhan dapur lainnya di tingkat agen maupun pedagang pasar.


Man Winardi mengatakan, dari hasil pemantauan di lapangan, ketersediaan bahan pokok di wilayah Kabupaten OKI dipastikan masih mencukupi hingga menjelang Lebaran.


“Dari hasil pemantauan di beberapa agen sembako, kita pastikan stok bahan pokok aman hingga menjelang Hari Raya Idul Fitri. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan kebutuhan pokok,” ujar Man Winardi.


Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian secara berlebihan (panic buying) karena pasokan sembako dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.


“Kami mengimbau masyarakat berbelanja sesuai kebutuhan. Tidak perlu panic buying karena stok yang tersedia masih mencukupi,” tambahnya.


Meski stok sembako dinyatakan aman, sejumlah pedagang di Pasar Kayuagung mengaku aktivitas jual beli pada Ramadan tahun ini belum seramai tahun-tahun sebelumnya.


Salah seorang pedagang sembako pasar Kayuagung,Toyo, mengatakan jumlah pembeli yang datang ke lapaknya cenderung menurun dibandingkan Ramadan tahun lalu.


“Kalau stok barang aman, kiriman dari distributor juga lancar. Tapi pembeli sekarang agak sepi dibanding Ramadan sebelumnya,” kata Toyo.


Menurutnya, kondisi tersebut kemungkinan dipengaruhi oleh belum adanya tambahan uang belanja masyarakat menjelang Lebaran, terutama dari kalangan pegawai yang biasanya menerima Tunjangan Hari Raya (THR).


“Biasanya kalau sudah dekat Lebaran dan THR cair, pasar mulai ramai. Tapi sekarang kami dengar pegawai, termasuk P3K paruh waktu, belum ada yang menerima THR dari Pemkab. Jadi mungkin itu juga mempengaruhi daya beli masyarakat,” ujarnya.


Toyo menambahkan, masyarakat kini cenderung berbelanja seperlunya dan tidak lagi membeli dalam jumlah besar seperti tahun-tahun sebelumnya.


“Sekarang orang belanja secukupnya saja. Tidak banyak yang belanja besar untuk persiapan Lebaran,” katanya.


Pemerintah Kabupaten OKI melalui TPID memastikan akan terus melakukan pemantauan terhadap stok dan harga bahan pokok guna menjaga stabilitas pasokan serta mengendalikan inflasi daerah menjelang Hari Raya Idul Fitri.


( Mas Tris)

×
Berita Terbaru Update