Sekadau, transkapuas.com - Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa,(Musrenbangdes) yaitu forum musyawarah tahunan para pemangku kepentingan di desa untuk membahas dan menyusun rencana pembangunan desa. Forum ini menindaklanjuti prioritas belanja yang telah ditetapkan dan menjadi dasar penyusunan Rencana Kerja.
Untuk menyusun prioritas pembangunan desa yang partisipatif, melibatkan berbagai elemen masyarakat.
Terkait hal ini Pemerintah Desa Bokak Sebumbun mengelar Musyawarah Rencana Pembangunan Desa (Musrenbangdes) tahun anggaran 2026. Pada Senin 10/11/2025 di kantor Desa Bokak Sebunbun.
Kepala Desa Bokak Sebumbun Klemen Karya Panama dalam sambutanya memaparkan , bahwa tujuan lain dari Musrenbangdes adalah agenda rutin Desa untuk membahas kebutuhan dan prioritas pembangunan Desa. "Saya berharap masyarakat dapat berpartisipasi aktif dalam proses pembangunan di Desa," harapnya.
Selain itu lanjut dia, sebelumnya kita juga sudah melaksanakan Musrenbang di dusun masing - masing, dalam Musrenbang tersebut banyak usulan dari masyarakat. Hanya saja, tidak semua usulan itu bisa direalisasikan mengingat efesiensi anggaran dari Pemerintah Pusat membuat kita menjadi kewalahan untuk mengcover semua usulan tersebut.
Ia juga menjelaskan Untuk anggaran tahun 2026 dana Desa terkoreksi sekitar 12 persen.
"Kita tidak bisa memprioritaskan apapun, karena kami sudah diberitahu melalui Bimtek dana desa kita terkoreksi ,belum lagi ADD karena transfer pusat ke daerah juga berkurang, otomatis dari daerah ke desa sudah pasti berkurang", ucapnya.
Kades berharap masyarakat bisa bersabar dan memahami kondisi keuangan desa.
"Jadi saat ini kita hanya bisa menunggu dan bertahan, apabila usulan bapak ibu tidak bisa terpenuhi kami mohon maaf,"pungkasnya.
