Notification

×

Imlek

Imlek

1

1

Imlek

Imlek

Hpn

Hpn

Hpn oki

Hpn oki

Perjuangan Dua Tahun Berbuah Manis, Ratusan Warga Pedamaran Satu Akhirnya Terima Bansos

Rabu, 17 September 2025 | 20.23.00 WIB Last Updated 2025-09-17T13:23:20Z
Caption :Raut bahagia warga Desa Pedamaran Satu terpancar saat menerima bantuan sosial yang telah lama dinantikan. Perjuangan dua tahun akhirnya terbayar dengan senyum penuh syukur.Rabu (17/09/2025).


OKI, transkapuas.com – Raut bahagia terpancar dari wajah warga Desa Pedamaran Satu, Kecamatan Pedamaran, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, Rabu (17/9/2025). Setelah penantian panjang selama dua tahun, ratusan keluarga akhirnya mencairkan bantuan sosial (bansos) dari pemerintah.


Isliina (50), seorang ibu rumah tangga, tak kuasa menahan air mata ketika menerima beras cadangan pangan.

“Alhamdulillah, akhirnya cair juga. Bantuan ini sangat membantu untuk kebutuhan dapur dan sekolah anak-anak. Selama ini saya hanya bisa berharap, sekarang lega sekali rasanya,” ujarnya haru.


Hal senada diungkapkan Junaidi (56), buruh harian. Ia mengaku bantuan ini menjadi penyelamat di tengah ekonomi yang serba sulit.

“Terima kasih untuk Pak Kades dan semua pihak. Bantuan ini akan saya gunakan untuk kebutuhan sehari-hari dan bayar utang di warung,” katanya.


Perjuangan Panjang Perangkat Desa


Kepala Desa Pedamaran Satu, M. Tirta Rahmawan, mengungkapkan bahwa pencairan bansos ini tidak datang begitu saja. Butuh perjuangan keras perangkat desa dalam menginput dan memverifikasi data warga agar bisa masuk ke Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), yang kini diperbarui menjadi Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).


“Alhamdulillah, usaha tidak pernah mengkhianati hasil. Perjuangan ini bukan untuk saya pribadi, tapi demi masyarakat yang memang berhak menerima. Senyum warga adalah ibadah bagi kami,” tegas Tirta.


Dari perjuangan tersebut, kini tercatat:


654 keluarga menerima Bantuan Sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT),


32 keluarga menerima Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD),


565 keluarga menerima Cadangan Beras Pemerintah (CBP).



Amanat Konstitusi


Tirta menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat, mulai dari Badan Pusat Statistik (BPS), pendamping PKH, perangkat RT/RW, hingga dukungan Kementerian Desa dan Kementerian Sosial.


“Penyaluran bansos ini bukan hanya soal pembagian bantuan, tapi juga wujud nyata amanat konstitusi. Ini bagian dari ikhtiar kita bersama mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, sebagaimana termaktub dalam Pancasila,” ujarnya.


Senyum Warga, Akhir Sebuah Penantian


Suasana kantor desa hari itu penuh suka cita. Anak-anak berlarian sambil menggenggam tangan orang tua, para lansia tampak lega, sementara ibu-ibu rumah tangga sibuk menata karung beras di samping mereka.


“Cair… cair… akhirnya cair,” teriak sejumlah warga dengan wajah berbinar.


Meski demikian, Tirta menegaskan perjuangan belum selesai. “Selama masih ada warga yang membutuhkan, kami akan terus berjuang. Pencairan ini bukan akhir, melainkan awal untuk memastikan keadilan sosial benar-benar dirasakan masyarakat, khususnya di Pedamaran Satu,” tandasnya.


( Mas Tris)

×
Berita Terbaru Update